Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign 40 th Urus Anak Disabilitas Mak Titi Ingin Hidup Layak

40 th Urus Anak Disabilitas Mak Titi Ingin Hidup Layak

Rp 0Terkumpul dari Rp 80.000.000
91 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  3 tahun ditinggal suami, mak Titi (72 tahun) mengurus Nining anak semata wayang yang merupakan penyandang disabilitas seorang diri dengan berjualan ikan asin untuk bertahan hidup.


  Bungkusan ikan asin yang mak Titi jajakan keliling kampung lebih dari sekedar menyambung hidup, tapi juga menjadi saksi bisu pejuangan mak dalam mengurus dan membesarkan Nining sang anak tercinta yang merupakan anak disabilitas selama lebih dari 40 tahun.


  Nining terlahir dengan kondisi yang tak biasa, perkembangannya seperti terhenti sejak dini

“dulu kata dokter nanti juga bisa ngomong” ceritanya

  Namun harapnya tak berbalas manis dan perlahan hilang setelah bertahun-tahun Nining tak kunjung bisa bicara, kini diusia 40 tahun lebih Nining hanya bisa berkata “mama”


  Sepeninggal sang suami tak ada lagi sosok untuk mak menggantungkan diri, bermodal bungkusan ikan asin mak keliling kampung dengan membawa serta Nining sepanjang perjalanan, “takut hilang kalo ditinggal” katanya, karena ternyata Nining suka pergi sendiri sementara dia satu-satunya yang mak miliki.

  Dalam menjajakan dagangannya tak besar keuntungan yang mak dapat, 20rb adalah nilai yang pantas ia dapat jika dagangannya habis terjual setelah seharian berkeliling dengan menggandeng Nining dengan tangan keriputnya.

  Karena faktor usia, terkadang kaki rentanya tak kuat melangkah berkeliling, sehingga mak hanya bisa mengandalkan tetangga orang yang datang untuk membeli ikan asin, andai saja ada modal lebih, mak ingin melengkapi jualannya sehingga membuka warung dirumah dengan memenuhi kebutuhan pembeli tak hanya ikan asin.

  Yuk Sisihkan rezeki kita untuk kehidupan yang lebih baik bagi Mak Titi dan Anaknya


Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id