Bah Dodo Bertahan Hidup Dari Hasil Bandros

Abah Dodo (63 tahun) memikul dagangan bandros di pundaknya dan berjalan berkeliling kampung. Dengan langkah yang tak lagi sekuat dulu, ia tetap menyusuri jalan demi jalan untuk menawarkan dagangannya kepada warga. Terik matahari dan rasa lelah menjadi teman yang tak bisa dihindari dalam perjuangannya mencari nafkah.
Di usia yang seharusnya dapat digunakan untuk beristirahat, Abah Dodo masih harus bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penghasilan dari berjualan bandros keliling menjadi tumpuan utama bagi dirinya dan sang istri. Jika dagangan sepi pembeli, maka kebutuhan makan dan kebutuhan rumah tangga pun ikut terancam.
Meski usia terus bertambah dan kondisi fisik semakin menurun, Abah Dodo tidak pernah menyerah. Demi keluarga kecil yang dicintainya, ia terus memikul beban dagangan dan harapan dalam setiap langkahnya. Namun perjuangan itu semakin berat untuk dijalani seorang diri.
Sahabat, mari sisihkan sedikit rezeki yang kita miliki untuk membantu bah dodo melanjutkan sisa hidupnya bersama keluarga dengan tenang. Memberikan sedikit modal usaha agar abah bisa memiliki warung kecil di rumah.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
