Pahitnya Perjuangan Kakek Penjual Krei Demi Sesuap Nasi

Di usia yang sudah menginjak 66 tahun, abah Aan tetap berjuang mencari nafkah dengan berjualan kreasi anyaman bambu. Setiap hari, dengan tenaga yang tersisa, beliau berkeliling sejauh lebih dari 50 km berjualan menawarkan anyaman krei bambu demi bertahan hidup.
Namun, kenyataan tidak selalu berpihak. Penghasilannya sangat tidak menentu, hanya 20-30rb rupiah keuntungan yang abah dapat dari setiap satu krei yang laku terjual,dalam sehari dari pagi sampai sore hari paling hanya bisa laku 2 krei saja, bahkan pernah selama 4 hari dagangannya tidak laku sama sekali. Untuk makan sehari-hari pun sering kali harus menahan diri dan berharap ada pembeli yang datang dulu sebelum bisa makan.
Cobaan tidak berhenti di situ. Beliau juga pernah mengalami kejadian yang sangat menyedihkan, menjadi korban begal yang merampas hasil jerih payahnya. Sejak saat itu, perjuangannya semakin berat, namun beliau tetap bertahan dan tidak menyerah.
Kini, di usia senja abah yang seharusnya diisi dengan istirahat, beliau masih harus bekerja keras demi menyambung hidup. Ada istri dan anaknya yang harus beliau perjuangkan setiap hari
Mari kita ulurkan tangan dan bantu meringankan beban beliau. Sekecil apapun bantuan yang kita berikan akan sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memberikan harapan di masa tuanya. ❤️

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
