Tangannya Gemetar Memikul Beban Hidup Sendirian

Tangannya Gemetar Sejak Stroke, Tapi Abah Awan Masih Menjual Balon untuk Anak-anak
Anak-anak yang membeli balon dari Abah Awan mungkin tidak pernah tahu bahwa tangan yang menyerahkan balon itu gemetar setiap kali bergerak. Sejak terkena stroke, tubuh Abah tidak lagi sama. Tangannya bergetar saat beraktivitas, dan langkah kakinya kini kaku.
Meski begitu, Abah tetap berangkat berjualan balon keliling setiap hari. Balon biasa ia jual Rp2.000, sedangkan balon yang dibentuk Rp3.000. Dengan kaki yang sulit diayunkan, ia menempuh perjalanan hingga 15 kilometer, berharap ada anak-anak yang tertarik dan orang tua yang mau membelikan.
Bagi sebagian orang, balon hanyalah mainan murah yang sebentar saja dipegang lalu dilupakan. Bagi Abah Awan, balon-balon itulah satu-satunya sumber penghasilan untuk menyambung hidup. Setiap balon yang laku berarti ada sedikit uang untuk makan hari itu, dan setiap balon yang tersisa berarti ia harus berjalan lebih jauh lagi.
Di rumah sebelah, tinggal adik Abah yang mengalami gangguan kesehatan jiwa. Kondisi itu menjadi bagian dari kehidupan yang harus Abah hadapi, di tengah tubuhnya sendiri yang belum pulih.
Abah Awan tidak menyerah pada keadaan. Tapi tubuh yang pernah terserang stroke tidak seharusnya terus dipaksa berjalan sejauh itu. TemanBaik, yuk ringankan perjuangan Abah Awan, klik "Doniasi Sekarang"

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
