Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign MIRIS.. Modal Jualan Kakek Habis Karena Ditipu Pembeli

MIRIS.. Modal Jualan Kakek Habis Karena Ditipu Pembeli

Rp 0Terkumpul dari Rp 20.000.000
30 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Di usia 70 tahun, Abah Sodikin masih harus memanggul beban berat demi bertahan hidup dan menghidupi keluarganya.




  Setiap hari sejak pukul 6 pagi, Abah berjualan tahu Sumedang keliling di pinggiran Kota Tasikmalaya. Dagangannya dipikul di bahu—beban berat yang terus menekan hingga meninggalkan bekas luka di tubuhnya.


  Abah berjalan tanpa lelah, bahkan sering kali hingga setelah magrib ia belum juga pulang. Bukan karena ingin, tapi karena harus. Jika tahu dagangannya tidak habis, Abah tetap wajib membayar setoran kepada bos/pemilik tahu.


  Keuntungan yang didapat? Hanya sekitar Rp200 per potong. Dalam sehari, Abah paling banyak membawa pulang Rp40.000 hingga Rp50.000. Itu pun belum cukup untuk makan, membayar kontrakan, dan memenuhi kebutuhan lainnya.


  Di balik perjuangannya, ada istri yang menunggu di kampung halaman, serta cucu yang harus ia biayai sekolahnya karena telah ditinggalkan orang tuanya.


  Cobaan hidup Abah tak berhenti di situ. Pernah suatu hari, Abah ditipu oleh pembeli yang membayar dengan uang mainan. Ia baru menyadarinya saat hendak menyetor ke juragannya. Hancur rasanya, karena itu berarti Abah harus menanggung kerugian sendiri.


  Bayangkan… di usia senja, dengan tubuh yang sudah terluka, Abah masih harus berjalan jauh, menanggung beban berat, dan menghadapi kerasnya hidup seorang diri. TemanBaik, yuk temani dan ringankan perjuangan Abah Sodikin sama-sama! ❤️

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id