Jangan Biarkan Senyum Anak-Anak Hebat Ini Direnggut Keadaan

Mutiara, Anak Yatim yang Berjualan Es Lilin Saat Teman-Temannya Bermain
Saat teman-temannya bermain di jam istirahat, Mutiara justru sibuk berkeliling menjajakan es lilin.
Mutiara masih kelas 3 SD.
Namun sejak ayahnya meninggal, ia mulai terbiasa memikirkan hal-hal yang seharusnya belum menjadi beban anak seusianya.
Mutiara kini tinggal bersama nenek dan kedua adik kembarnya yang masih kelas 1 SD.
Untuk membantu kebutuhan sehari-hari dan menambah bekal sekolah, Mutiara berjualan es lilin titipan tetangganya di sekolah.
Satu es lilin dijual Rp1.000.
Dari setiap batang, Mutiara hanya mendapat Rp100.
Dalam sehari, sekitar 20 bungkus terjual.
Hanya Rp2.000 yang bisa ia bawa pulang.
Uang sekecil itu mungkin tidak banyak bagi kita.
Tapi bagi Mutiara, uang tersebut berarti bekal untuk sekolah.
Bahkan jika ada sedikit yang tersisa, ia ingin kedua adiknya juga bisa menikmati es lilin tanpa harus meminta uang.
Di usia 8 atau 9 tahun, Mutiara sudah belajar memikirkan orang lain sebelum dirinya sendiri.
Ada ayah yang sangat ia rindukan
Sesekali, setelah pulang sekolah, Mutiara bersama kedua adiknya pergi ke makam ayah mereka.
Mereka duduk di sana, berdoa, lalu pulang.
Mungkin ada banyak cerita yang ingin Mutiara sampaikan kepada ayahnya.
Tentang sekolah.
Tentang kedua adiknya.
Tentang es lilin yang ia jual setiap jam istirahat.
Tentang bagaimana ia berusaha membantu keluarga setelah ayahnya tidak lagi ada.
Tapi kini, semua cerita itu hanya bisa disampaikan di depan sebuah makam dengan rasa rindu yang begitu mendalam.
Mutiara memang berusaha membantu keluarganya.
Tetapi ia tetap seorang anak yang seharusnya masih punya waktu untuk bermain, belajar, dan menikmati masa kecilnya.
Bukan berkeliling menawarkan es lilin demi mendapatkan Rp2.000.
Mari bantu Mutiara dan kedua adiknya agar mereka bisa tetap bersekolah dan menjalani masa kecil tanpa harus memikirkan beratnya kebutuhan keluarga.
Sedikit bantuan dari kita mungkin tidak mengubah semua keadaan mereka.
Tetapi bisa membuat perjuangan kecil Mutiara menjadi sedikit lebih ringan.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
