Yatim Berjuang Bertahan Hidup Meski Tubuhnya Tak Sempurna

“BU.. MAAF, JIHAD PULANG CUMA BAWA UANG 12 RIBU..”
Kalimat itu berkali-kali keluar dari mulut Jihad sambil menahan nyeri di punggungnya yang sudah membungkuk sejak Ia kecil.
Di usia saat anak muda lain bebas menentukan jalan hidup dan menikmatinya, Jihad justru harus berjalan tergopoh-gopoh keliling kampung dengan tongkat dari ranting kayu demi menghidupi ibunya yang kini sudah berusia 60 tahun.
Setiap langkah yang ia ambil sering membuat punggungnya terasa seperti ditusuk. Kadang Jihad harus berhenti di pinggir jalan karena tubuhnya sudah tak kuat berdiri terlalu lama. Tapi besoknya, ia tetap kembali lagi jualan. Karena kalau Jihad berhenti jualan, ibunya tak akan bisa makan.
Rumah panggung kecil yang mereka tinggali pun sudah rapuh dimakan usia. Dindingnya mulai lapuk, lantainya banyak berlubang, dan saat hujan turun mereka hanya bisa berharap rumah itu tetap bertahan dan tidak ambruk.
Sebenarnya Jihad punya mimpi sederhana, Ia ingin punya warung kecil agar tak perlu lagi berjalan jauh dengan tubuh yang kesakitan itu. Ia juga ingin memperbaiki rumah ibunya dan suatu hari bisa memberangkatkan sang ibu umroh.
Hari ini, Jihad masih terus berjalan menahan sakit demi ibunya. Mari bantu perjuangan Jihad lewat sedekah terbaikmu, agar ia bisa punya harapan hidup yang lebih layak dan tak lagi berjuang sendirian! ❤️

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
