Bantu Mbah Suprihatin Difabel Sebatang Kara Bertahan Hidup

HIDUP SEBATANG KARA DALAM KETERBATASAN DISABILITAS DENGAN WAJAH YANG SEPERTI MONSTER DAN ORGAN TUBUH YANG CACAT. MBAH SUPRIHATIN TINGGAL DI SEBUAH RUMAH KAYU YANG KUMUH TAK LAYAK HUNI, DI MANA BAU MENYENGAT TELAH MENJADI HAL BIASA SETIAP HARINYA.
Mbah suprihatin harus menelan pahit di usianya yang telah menyentuh 62 tahun. Wajah dan jari-jemari tangannya yang cacat Permanen membuat orang-orang menjauhinya dan menganggapnya MENAKUTKAN SEPERTI MONSTER. Banyak orang yang enggan mendekat apalagi membeli dagangannya karena takut pada kondisi fisiknya, kondisi ini membuat Mbah Surpihatin turun mental hingga membuatnya merasa tidak pantas untuk dekat atau ngobrol dengan orang lain.
Di ketahui kondisi Mbah Suprihatin Setiap hari harus tetap semangat memikul pisang berjualan keliling kampung menyusuri jalanan supaya tetap bisa makan. Tak jarang ia tersungkur menahan beban berat yang tak lagi sanggup ditopang tulangnya dan juga KETERBATASAN TANGANYA YANG CACAT Kondisi ekonomi Mbah Suprihatin sangat memprihatinkan “tak jarang dari hasil jualan pisangnya ia sering pulang dengan tangan kosong tanpa sepeser pun uang” , sehingga memaksa ia pulang menahan perihnya kelaparan saat pisangnya tak laku Dalam keputusasaan itu, ia hanya dapat makan dari belas kasihan orang yang melihatnya atau sisa makanan dari orang orang sekitar/tetangganya.
Impian Mbah Suprihatin teramat sederhana: beliau hanya ingin hidup di rumah yang lebih layak dan mempunyailapak pisang kecil-kecilan di pinggir jalan sehingga ia tidak harus berkeliling kampung setiap hari AGAR TAK LAGI HARUS MENAHAN LAPAR DAN DISKRIMINASI DI USIA SENJANYA.
Orang Baik, kita bisa membantu mewujudkan harapan Mbah Suprihatin. Sedikit bantuan yang kita berikan dapat membantu meringankan perjuangannya dan membuka jalan agar Mbah Suprihatin memiliki usaha kecil yang selama ini ia impikan.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
