Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Anak Yatim Ini Rela Berkorban Jualan Hingga Malam Demi Sekolahkan Adik

Anak Yatim Ini Rela Berkorban Jualan Hingga Malam Demi Sekolahkan Adik

Rp 10.000Terkumpul dari Rp 20.000.000
17 Hari
1Donasi
0Kabar Terbaru
1Doa
Info Campaign

"daripada adik saya yang ga sekolah, mendingan saya aja yang berkorban"


  Kalimat itu diucapkan Ibnu dengan tenang, seolah keputusannya untuk berhenti sekolah adalah hal yang wajar baginya. Kemudian Ibnu memilih untuk berjuang sebagai pedagang minuman agar adiknya tetap bisa bersekolah.


  Sejak ayahnya meninggal dunia, Ibnu menjadi tumpuan bagi ibu dan adiknya. Setiap hari mulai pukul 9 pagi hingga larut malam, ia berkeliling menjajakan es teh di bawah terik matahari. Ibunya sesekali ikut berjualan, tetapi Ibnu tidak tega melihat sang ibu terus berjuang, sehingga ia memilih bekerja lebih keras.


  Di hari terbaiknya, Ibnu bisa mengumpulkan sekitar Rp100.000. Uang itu langsung terbagi untuk modal dagangan esok hari, makan keluarga, biaya kontrakan, dan sekolah adiknya. Meski sudah berusaha sekeras itu, SPP adiknya di sekolah swasta kini menunggak tiga bulan.


  Di tengah semua beban itu, Ibnu masih menyimpan satu impian sederhana: memiliki warung kecil sendiri. Dengan tempat berjualan yang tetap, ia berharap tidak perlu lagi berkeliling sampai larut malam dan bisa membantu keluarganya dengan lebih baik.


  Yuk sama-sama bantu Ibnu agar Ia punya kesempatan menata kembali masa depannya sendiri. Klik "Donasi Sekarang" ❤️

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id