Bantu Perjuangan Seorang Ayah Menahan Lapar Demi Sekolah Anak

“Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Renta dan Terlupakan di Kerasnya Kota Di usia 73 tahun, saat raga seharusnya beristirahat, Abah masih harus menyusuri jalanan kota Bandung yang dingin. Sejak pukul 5 pagi hingga 5 sore, Abah berjalan kaki lebih dari 10 kilometer sambil memikul galendo dan minyak keletik milik orang lain. Di tengah gempuran zaman, galendo—makanan tradisional dari kelapa—kian sepi peminat. Tak jarang, dagangan Abah baru habis terjual setelah 4 hari berkeliling, membuat pundak rentanya semakin terbebani oleh waktu yang tak berpihak.
Lelah yang Tak Berbayar Perjuangan 12 jam sehari seringkali hanya menyisakan pilu. Dari keuntungan 50-70 ribu rupiah, Abah harus mengeluarkan 40 ribu rupiah untuk ongkos transportasi. Sisa 10-30 ribu rupiah yang dibawa pulang harus dibagi antara biaya makan, kontrakan, dan kiriman untuk anaknya. Demi menghemat, Abah seringkali hanya makan satu kali sehari. Bahkan, rasa rindu harus ia pendam dalam-dalam karena sudah 3 bulan tidak pulang demi mengumpulkan setiap rupiah yang tersisa.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang memberi makan seorang mukmin hingga kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain kecuali yang sepertinya.” (HR. Thabrani)
Tunggakan Kontrakan & Harapan Anak Sekolah. Kini, Abah dihantui kecemasan karena memiliki tunggakan kontrakan sebesar 500 ribu rupiah. Jika tak segera dibayar, Abah terancam kehilangan tempat berteduh. Namun, semangatnya tak luntur; ia tetap berjuang demi anaknya yang duduk di bangku kelas 3 SMA. Bagi Abah, biarlah ia menahan lapar dan lelah, asalkan pendidikan sang anak tidak terputus di tengah jalan. Ia adalah cerminan nyata dari perjuangan seorang ayah yang mulia.
Wujudkan Mimpi Abah untuk Mandiri Selama 20 tahun menjadi penjual keliling, Abah memendam mimpi sederhana: memiliki modal untuk berjualan galendo dan minyak keletik sendiri. Ia ingin berhenti menjualkan milik orang lain agar keuntungan yang didapat bisa lebih utuh untuk mencukupi kebutuhan hidup dan memuliakan masa tuanya. #TemanBaik, mari kita sisihkan sebagian rezeki untuk menjadi jawaban atas doa-doa Abah

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
