Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign BANTU 250 Anabul Menderita Karena Kekurangan Persediaan

BANTU 250 Anabul Menderita Karena Kekurangan Persediaan

Rp 16.786.999Terkumpul dari Rp 20.000.000
4 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Stok makanan dan obat-obatan untuk anabul di tempat perlindungan ini semakin menipis, sementara hingga kini belum ada donatur tetap yang membantu. Kami khawatir jika suatu saat nanti kami tidak mampu lagi merawat mereka…” ujar salah satu pengelola shelter.




Halo Pecinta Anabul! 🐱🐶❤️


  Bagi kalian yang memiliki anabul di rumah, sadarilah bahwa mereka sangat beruntung karena bisa hidup dalam kasih sayang dan perawatan yang baik. Sayangnya, di luar sana masih banyak anabul yang harus berjuang untuk bertahan hidup tanpa ada yang merawat dan menyayangi mereka.


  Berbeda dengan anabul yang mendapatkan makanan teratur dan perhatian penuh, ada banyak anabul lain yang harus menghadapi kerasnya kehidupan tanpa perlindungan dan perawatan yang layak.



  Di Bandung, sebuah tempat perlindungan berusaha menampung anabul yang terlantar, dikelola dengan dana pribadi pemiliknya. Shelter ini menjadi rumah bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki tempat berteduh. Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah mudah. Beberapa anabul yang diselamatkan mengalami sakit dan membutuhkan pengobatan rutin.


  Setiap hari, pemilik dan para pengurus shelter mencurahkan kasih sayang mereka, berharap bisa memberi kehidupan yang lebih baik bagi anabul-anakbul ini. Mereka ingin memastikan bahwa para anabul tidak kembali merasakan penderitaan yang sama.


  Namun, di balik usaha keras mereka, ada tantangan besar yang harus dihadapi. Saat ini, shelter mengalami kesulitan dalam mencukupi kebutuhan pangan dan obat-obatan bagi 250 anabul yang telah diselamatkan. Biaya operasional terus meningkat, sementara pemasukan yang mereka terima sangat terbatas.


  Yang lebih memprihatinkan, hingga saat ini, seluruh kebutuhan shelter masih bergantung pada dana pribadi pengurus. Mereka belum menemukan donatur tetap yang bersedia membantu keberlangsungan tempat perlindungan ini.


  Bahkan, demi memastikan kebutuhan anabul tetap terpenuhi dalam waktu dekat, mereka harus mengurangi porsi makanan dan membatasi pengobatan bagi yang sakit. Padahal, anabul yang sedang sakit seharusnya mendapatkan perawatan, vitamin, dan obat-obatan secara rutin.


  “Kami terus berusaha semampu mungkin untuk memenuhi kebutuhan mereka, tetapi kondisi semakin sulit. Persediaan makanan terus berkurang setiap bulan. Kami takut, jika nantinya tidak ada yang bisa membantu, anabul-anabul ini harus kembali hidup terlantar…” ungkap salah satu pengurus shelter.


  #TemanBaik, mungkin kita tidak bisa merawat mereka secara langsung, tetapi kita bisa membantu para pengurus shelter agar tetap bisa memberikan perlindungan dan kasih sayang bagi anabul-anabul yang membutuhkan.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id