Bantu Abah Ecep Bertahan Hidup

Hanya Mengandalkan Rongsokan, Abah Ecep Pernah Makan dari Barang yang Ia Pungut
Di usia senjanya, Abah Ecep harus menjalani hidup seorang diri. Tidak ada istri ataupun anak yang menemani. Setiap hari, Abah hanya mengandalkan hasil memulung dan mengumpulkan barang-barang bekas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Rumah yang Abah tempati pun sangat jauh dari kata layak. Di dalamnya hampir tidak ada apa-apa, hanya ada satu kasur yang sudah sangat lusuh dan kotor, tempat Abah beristirahat setiap malam.
Tidak ada kamar mandi. Bahkan dapur pun menyatu dengan kandang ayam.Untuk listrik, Abah harus ikut dari rumah tetangga karena tidak mampu memasang listrik sendiri.Setiap hari Abah berkeliling mencari rongsokan. Dari hasil yang terkumpul, kalau ada yang membeli, Abah hanya mendapatkan sekitar Rp15.000 sampai Rp20.000. Itu pun tidak setiap hari.
Ada kalanya rongsokan yang Abah kumpulkan tidak kunjung laku. Bahkan Abah pernah tidak mendapatkan penghasilan sama sekali. Yang paling pilu, dalam kondisi seperti ini, Abah pernah sampai memakan sesuatu yang ia temukan saat mencari barang-barang bekas. Bukan karena Abah tidak ingin makan dengan layak, tetapi karena memang tidak ada pilihan lain.
Abah Ecep hanya ingin menjalani hari-harinya dengan tenang, memiliki tempat tinggal yang layak, bisa makan dengan cukup, dan tidak lagi harus memikirkan bagaimana caranya bertahan hidup untuk hari esok.
Teman-teman, mari kita bersama-sama bantu Abah Ecep. Semoga dengan bantuan dari kita semua, Abah bisa memiliki kehidupan yang lebih layak, rumah yang lebih nyaman, dan kebutuhan sehari-harinya bisa terpenuhi. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, semoga bisa menjadi berarti untuk kehidupan Abah Ecep.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
