Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Juang Pak Isep Jualan Walau Lumpuh Otak

Bantu Juang Pak Isep Jualan Walau Lumpuh Otak

Rp 0Terkumpul dari Rp 70.000.000
60 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Di usianya yang telah menginjak 55 tahun, Pak Isep harus menjalani hari-hari yang teramat berat. Sejak lahir ia merupakan penyandang disabilitas ganda, yaitu tunarungu dan tunawicara serta cerebral palsy (lumpuh otak). Kondisi ini membuat seluruh tubuhnya kaku, tangannya bergetar hebat saat memegang sesuatu, dan ia sama sekali tidak bisa mengucapkan satu kata pun. Fisiknya kini kian melemah drastis hingga untuk sekadar makan pun ia harus disuapi, dan untuk berganti pakaian pun seluruhnya harus dibantu oleh sang kakak.


  Di tengah lumpuhnya saraf tubuhnya, Pak Isep memiliki jiwa mandiri yang luar biasa. Ia menolak menyerah pada nasib dan tidak ingin terus-menerus membebani kakaknya yang hanya bekerja serabutan. Setiap hari, dari jam 5 pagi hingga 12 siang, Pak Isep dipapah oleh kakaknya menuju depan masjid dekat rumah untuk berjualan kopi seduh menggunakan keranjang plastik. Karena kondisi fisiknya, para pembeli yang datang biasanya melayani diri mereka sendiri, dan Pak Isep hanya bertugas menerima uangnya.


  Namun, hasil dari keringatnya tidak menentu, hanya berkisar Rp20.000 hingga Rp50.000 sehari. Di rumah kakaknya yang sangat sederhana, mereka hidup dalam kemiskinan ekstrem hingga sering kali hanya bisa makan seadanya. Ironisnya, ketika Pak Isep sangat ingin makan dengan sebutir telur, keinginan sederhana itu kerap kali tidak mampu terpenuhi karena tidak ada uang. Kondisi ekonomi mereka bahkan membuat warga sekitar iba, hingga setiap ada acara hajatan, warga sengaja mengumpulkan sampah rongsokan untuk diberikan kepada Pak Isep agar bisa dijual kembali demi sesuap nasi.


  Keterbatasan fisik Pak Isep yang tidak bisa bicara dan berjalan sering kali dimanfaatkan secara kejam oleh orang-orang jalanan. Saat berjualan, beberapa pembeli tega membawa kabur kopi dagangannya tanpa membayar. Kepedihan Pak Isep kian hancur berdarah ketika uang modal sebesar Rp300.000 yang ia kumpulkan susah payah habis dibawa kabur oleh orang tak dikenal. Pak Isep juga sempat terjatuh tersungkur di sekitar rumahnya hingga kepalanya terbentur keras hingga berdarah. Lalu jika ia mendadak sakit, sang kakak harus kebingungan mencari pinjaman uang demi bisa menyewa ojek untuk membawanya ke puskesmas.


  Pak Isep tidak memiliki rumah pribadi, ia hanya menumpang di gubuk kakaknya. Harapan terbesar keluarga saat ini adalah ingin membebaskan Pak Isep dari terik jalanan dengan membukakan lapak jualan yang lebih layak dan aman di rumah, seperti warung kopi seduh dan gorengan, agar fisik Pak Isep tidak kian merapuh dihantam kerasnya jalanan.


  Mari kita muliakan perjuangan mandiri Pak Isep di tengah kelumpuhan otaknya. Donasi dari Anda adalah modal usaha lapak mandiri, pemenuhan gizi dan pangan yang layak, serta jaminan kesehatan bagi Pak Isep di masa tuanya. Klik tombol donasi sekarang untuk menghadirkan kenyamanan bagi Pak Isep.


Klik tombol donasi sekarang untuk menghadirkan keajaiban bagi Pak Isep.

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.


Beberapa informasi:

  *Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com


*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id