Bocah SD Yatim Kerja Demi Ibu dan Adiknya

“Kalau aku nggak jualan, ibu dan adik makan apa besok, Mas? Kan saya harus bisa menggantikan Ayah”.
Kalimat sederhana itu keluar dari mulut Bima, bocah 11 tahun, masih duduk di bangku kelas 5 SD, usia dimana seharusnya dia bisa bermain bersama teman-temannya, belajar dengan tenang dan menikmati masa kecilnya namun justru belajar menjadi kuat jauh lebih cepat.
Sang ayah meninggal dunia ketika wabah COVID-19 melanda. Sejak saat itu, kehidupan Bima dan keluarganya berubah, seolah ujian tak pernah berhenti.
“Ibu sakit kanker payudara..ada komplikasi penyakit lainnya. Karena itu ibu gak bisa kerja lagi, Mas. Dari kelas 1 SD saya udah jualan kue sepulang sekolah. Di rumah juga ada adik yang masih kecil harus saya nafkahin”, ucap Bima.
Setiap hari Bima berjalan sekitar lima kilometer untuk menjajakan kue di sekitaran daerah Kodam, Surabaya. Dari setiap bungkus kue yang berhasil terjual, Bima hanya mendapatkan keuntungan Rp 1.000.
Bayangkan, untuk mendapat penghasilan yang cukup buat kebutuhan sehari-hari, Bima harus menjual banyak bungkus kue. Tak jarang Bima jualan hingga larut malam karena kue-kuenya belum terjual habis. Begitu terus, berulang, dan Bima tidak pernah mengeluh.
Perjuangan Bima tidak selalu berjalan mudah. Saat sedang berjualan, Bima mengalami kejadian yang membuatnya semakin kehilangan. Dompet dan HP miliknya dicuri orang!!!
“HP itu satu-satunya yang jadi barang penting buat hari-hari, Mas. Dompet yang waktu itu dicuri juga isinya hasil jerih payah saya…mau nangis pun nggak bisa, nggak ada waktu untuk nangis. Saya harus kembali jualan, kembali jalan lagi…di rumah ada ibu dan adik saya yang nunggu”, lanjut Bima.
#TemanBaik, Bima tidak meminta kehidupan mewah, dia hanya ingin ibunya bisa mendapatkan perawatan yang layak, adiknya bisa tetap makan dan sekolah setinggi-tingginya.
Mari bantu agar Bima tidak harus berjalan sendirian setiap hari demi mencari sesuap nasi dan terus sekolah, caranya: Klik tombol “DONASI SEKARANG”;

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
