Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Kondisi Ayah Difabel Bocah SD Jualan Biayai 2 Adik

Kondisi Ayah Difabel Bocah SD Jualan Biayai 2 Adik

Rp 5.325.750Terkumpul dari Rp 70.000.000
29 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Di usianya yang baru 8 tahun, Dek Boy yang baru duduk di kelas 2 SD harus mengubur keinginannya untuk bermain. Setiap hari, tepat setelah pulang sekolah bocah kecil ini langsung membantu ayahnya sebagai tulang punggung. Seragam sekolah yang dipakainya sudah sobek-sobek, kotor, dan ia terpaksa pergi ke sekolah hanya dengan memakai sandal seadanya karena tidak punya uang untuk membeli sepatu.


  Himpitan ekonomi membuat Dek Boy terpaksa menjajakan es krim demi menyambung hidup keluarga dan membiayai sekolah dua adiknya yang masih kecil (TK dan SD kelas 1). Ayahnya adalah seorang penyandang disabilitas fisik yang kesulitan berjalan sehingga tak selalu bisa berjualan. Sementara ibunya hanyalah pekerja cadangan di pabrik cuanki dengan upah Rp30.000 sehari yang jarang sekali dipanggil kerja.

  Susah payahnya berjualan hanya berbuah hasil kotor Rp14.000 hingga Rp35.000 sehari. Akibat penghasilan yang sangat minim ini, keluarga mereka sering kali kelaparan dan tidak bisa memasak nasi sama sekali karena tidak punya beras dan uang sepeser pun.

  Di saat teman-teman sebayanya asyik bermain, Dek Boy hanya bisa melamun menatap mereka dari kejauhan sambil memegangi buku untuk mengerjakan PR di sela-sela jualan. Pahitnya, Dek Boy seringkali dibully dan diusir secara kasar oleh anak-anak sekitar dengan teriakan, “Sia kaditu tong dagang deui!” (Kamu ke sana, jangan dagang di sini!).


  Tak hanya Boy, sang ayah yang disabilitas pun sering diolok-olok dengan meniru cara berjalannya. Semua tekanan dan hinaan ini mengubah Dek Boy menjadi anak yang sangat pendiam dan tertutup.


  Di balik kesulitan itu semua, Dek Boy adalah anak berbakti. Ia tetap rajin membaca Iqro dan selalu menuntun ayahnya yang kesulitan berjalan. Orang tua Boy menangis pilu karena harus mengandalkan anak sekecil ini, mereka memendam mimpi agar bisa mendapatkan modal usaha dan lapak di pasar kembali seperti sebelum pandemi, agar sang ayah bisa menafkahi keluarga tanpa harus membiarkan masa kecil Dek Boy habis terenggut di jalanan.


  Mari kita berikan kebaikan untuk membelikan sepatu dan seragam layak bagi Dek Boy, mengamankan biaya sekolah adik-adiknya, serta memberikan modal usaha bagi ayahnya. Donasi Anda adalah jaminan masa depan bagi anak sekecil ini agar ia bisa kembali tersenyum dan meraih cita-citanya. Klik tombol donasi sekarang untuk membantu Dek Boy.

Klik tombol donasi sekarang untuk menghadirkan keajaiban bagi Dek Boy.

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.


Beberapa informasi:

  *Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com


*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Belajar.

  *Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

  *Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id