Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu 4 Kakak Adik Bertahan Tanpa Ayah

Bantu 4 Kakak Adik Bertahan Tanpa Ayah

Rp 64.213.064Terkumpul dari Rp 100.000.000
76 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Deni (16 tahun) seorang Tuna Wicara yang juga tidak dapat mendengar dan tidak pernah sekolah, terpaksa menjadi tulang punggung keluarga sejak ayah nya meninggal akibat kelainan otak 7 hari lalu.


  Perekonomian yang sulit menyebabkan kehidupan keluarga Deni serba kekurangan. Termasuk pada saat usianya 20 bulan, mengalami demam tinggi tetapi tidak berobat sama sekali karena tidak memiliki uang dan belum mendapat asuransi kesehatan gratis. Kejadian tersebut menyebabkan dirinya menjadi Tuna Wicara sekaligus tidak dapat mendengar.




  Bukan tanpa usaha, Almarhum Ayah dan Ibu nya sudah pernah mencoba menyekolahkan Deni di sekolah umum dengan biaya hasil kerja keras Almarhum Ayahnya menjadi buruh serabutan. Namun, Deni mengalami buli yang membuatnya trauma.


  Sejak saat itu, Deni tidak pernah bersekolah lagi. Usia 10 tahun, ia sudah tertarik untuk ikut Ayahnya bekerja menjadi buruh serabutan. Didikan tersebut diterapkannya hingga saat ini, ia harus menjadi tulang punggung untuk Ibu dan keempat adiknya yang masih kecil.


  Deni bekerja menjadi pelayan di warung angkringan dari pukul 21.00 hingga 07.00. Upah 50 ribu diberikannya kepada Ibu nya untuk mencukupi makan dan biaya sekolah ketiga adiknya. Adiknya yang bungsu pun tidak pernah mengonsumsi susu sekalipun, karena tidak cukup biaya.




  Jangankan membeli susu, tidak memiliki uang untuk membeli kebutuhan makanan sehari-hari pun sering dialami keluarga Deni. Terpaksa hanya mengutang 1 bungkus mie instan untuk dimakan 1 keluarga. Alternatif terakhir yang dimilikinya, ia terpaksa membawa keempat adiknya ke warung angkringan untuk mendapat makanan gratis dari pemilik warung.


  Tekad Deni tidak pernah pupus, mimpinya hanya satu yaitu bisa menghidupi keluarganya dengan layak. Kedekatannya dengan Almarhum Ayahnya membuatnya memiliki jiwa kepala keluarga untuk Ibu dan keempat Adiknya.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id