Facebook Pixel
Mak Halimah Tak Kenal Lelah, Demi Adik Tercinta

Mak Halimah Tak Kenal Lelah, Demi Adik Tercinta

Rp 12.338.000Terkumpul dari Rp 65.000.000
Sudah Berakhir
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Berjuang demi adiknya yang lumpuh bisa bertahan, Mak Halimah rela jalan dari pagi berjualan gorengan sambil menggendong sang adik.


  Di tengah kesibukan kota dan hiruk-pikuk kehidupan, tak banyak yang tahu tentang keberadaan Mak Halimah (62). Seorang lansia renta, yang berjuang sendirian untuk menghidupi dan merawat adiknya yang lumpuh.


  Meski tubuhnya semakin renta, kehidupan yang dijalani Emak tidak memberikan pilihan selain berjuang. Suami Emak sudah meninggal, begitu juga dengan kedua orangtuanya. Emak hanya tinggal bersama adiknya yang lumpuh sudah 30 tahun lamanya.

  Mau tak mau, Emak harus berjuang sendirian menjadi perawat, penjaga, penghibur, sekaligus tulang punggung bagi keluarga mereka. Apalagi adiknya yang lumpuh sudah tidak bisa beraktivitas sendiri. Harus selalu dibantu Mak Halimah kemanapun dan dimanapun. 


  Kondisi adiknya yang lumpuh, membuat tumbuh kembangnya pun terganggu. Meski usianya sudah 30 tahun, namun tubuh adik Emak masih seperti anak kecil. Ia tidak bisa berbicara ataupun berjalan. Bahkan kedua tangannya juga sudah tidak digerakkan lagi.


  Kondisi ini sangat menyulitkan Emak untuk bisa bekerja dengan layak. Akhirnya Emak hanya bisa bekerja sebagai penjual gorengan keliling agar bisa sekaligus merawat adiknya. Bahkan Emak terpaksa menggendong adiknya setiap kali ia keliling dari pagi hingga malam. Emak tak tega meninggalkan adiknya sendirian di rumah.

  Dengan penghasilan Emak yang tidak menentu, ia harus membagi antara membeli kebutuhan makan, merawat, dan menyisihkan uang untuk sekedar membeli makan. Tak jarang Mak Halimah kelaparan berhari-hari karena upahnya berjualan gorengan hanya cukup untuk membeli seporsi makan.


  Dalam keterbatasan ruang dan uang, Emak hanya bisa bersabar dan ikhlas. Tak pernah sekalipun Emak mengeluh dan berputus asa. Bahkan ketika harus berjualan sampai malam, Emak selalu menjalaninya dengan ketabahan.

  Ya Allah, di usianya yang semakin senja Emak Halimah tentu tidak bisa selamanya mengandalkan tubuhnya yang mulai sering lelah dan sakit-sakitan. Emak takut jika dirinya sakit, siapa yang mau merawat adiknya

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id