Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Perjuangan Lansia Sebatang Kara Demi Sesuap Nasi

Perjuangan Lansia Sebatang Kara Demi Sesuap Nasi

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
168 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Mak Oom (70 tahun) menjalani hari-harinya dalam kesunyian sebagai seorang lansia sebatangkara. Tinggal di sebuah kontrakan kecil yang sederhana, ia harus menghadapi kerasnya kehidupan tanpa ditemani keluarga.

  Dinding rumahnya yang sempit menjadi saksi bisu perjuangan seorang perempuan tua yang tak pernah menyerah pada keadaan. Meski usia tak lagi muda, semangat hidupnya tetap menyala demi bisa bertahan hidup dari hari ke hari.

  Setiap pagi sebelum matahari terbit, Mak Oom sudah mulai mempersiapkan dagangannya. Dengan tenaga yang tersisa, ia mengolah bahan-bahan sederhana menjadi gorengan hangat dan nasi kuning yang harum. Semua itu ia lakukan seorang diri, tanpa bantuan siapa pun. Gerobak yang digunakannya pun bukan miliknya sendiri, melainkan hasil sewa dari orang lain, yang harus ia bayar dari keuntungan yang tak seberapa.

  Dengan langkah pelan namun pasti, Mak Oom mendorong gerobaknya menyusuri jalanan. Raut wajahnya yang dipenuhi keriput tak mampu menyembunyikan tekad kuat untuk tetap mandiri. Ia menjajakan dagangannya kepada siapa saja yang lewat, berharap ada pembeli yang datang untuk sekadar membeli sarapan atau camilan. Terkadang dagangannya habis, namun tak jarang pula ia harus pulang dengan sisa yang masih banyak.


  Di balik keterbatasannya, Mak Oom menunjukkan arti keteguhan dan kerja keras yang sesungguhnya. Ia tidak memilih untuk menyerah atau bergantung pada belas kasihan, melainkan tetap berusaha dengan caranya sendiri. Kehidupan yang keras justru membentuknya menjadi sosok yang tangguh, meskipun tubuhnya semakin renta dan tenaga kian berkurang.

  Kisah Mak Oom adalah potret nyata perjuangan seorang lansia yang berjuang sendiri demi bertahan hidup. Ia mengajarkan bahwa semangat tidak mengenal usia, dan bahwa harapan selalu ada selama kita mau berusaha. Di tengah segala keterbatasan, Mak Oom tetap melangkah, membawa harapan kecil dalam setiap dagangannya, demi menyambung hidup di hari esok.


Salam hangat,

BOBS Peduli


Disclaimer :

  Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk modal usaha serta penunjang kebutuhan Mak Oom. Juga akan digunakan untuk penerima manfaat lain dalam program sosial kemanusiaan lainnya dibawah naungan BOBS Peduli.

Sumber : Dokumen BOBS Peduli

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id