Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Pontang-Panting Mbah Samak Jualan Demi Bisa Makan

Pontang-Panting Mbah Samak Jualan Demi Bisa Makan

Rp 0Terkumpul dari Rp 110.000.000
4 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Dengan suara bergetar dan air mata yang mengalir di pipi tirusnya, Mbah Samak berkata, “Tolong…tolong beli dagangan saya…”. tubuhnya kelaparan.


  Di usianya yang ke 82 tahun, Mbah Samak masih berjuang di jalanan untuk bisa makan sehari-haril, dia hidup di rumah kecil sempit dan pengap.

  Kegiatan sehari-harinya hanya menjual telur dari ayam yang mereka miliki. Namun, mereka hanya memiliki 5 ayam yang tidak bertelur setiap hari.


  Pendapatannya sangat tidak pasti karena hanya bisa didapatkan dari telur yang berhasil di jual ke pasar. tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sering kali mbah samak merasa kesakitan di matanya selalu gatal dan keluar air mata sampai kondisi mukanya seperti meleleh karena sering di kucek-kucek.


  Bukannya tak mau berobat, tapi tuntutan untuk bertahan hidup harus lebih diutamakan. Mbah samak hanya ingin berjuang demi sesuap nasi bersama sang istri tercinta.

  Walaupun kondisi demikian, mereka berdua harus memaksa diri mengingat kebutuhan yang harus tercukupi terutama untuk makan sehari-hari.


  Mbah Samak sangat mengharapkan adanya bantuan dari #OrangBaik, dengan bantuan kalian mereka berharap bisa menghabiskan masa tua mereka tanpa harus menderita karena kelaparan.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id