Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Lansia Difabel Buruh Gula Aren Bertahan Hidup

Bantu Lansia Difabel Buruh Gula Aren Bertahan Hidup

Rp 7.149.549Terkumpul dari Rp 100.000.000
36 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Pak Sumarno (61 tahun), lansia difabel yang menghabiskan umurnya bekerja sebagai buruh gula aren untuk dapat bertahan hidup. Tubuh kaku dan hanya mampu mengesot, tidak mengahalangi perjuangannya untuk mendapat upah Rp 10.000 demi makan.

  Pasca ibunya meninggal dunia, kini Pak Sumarno hanya hidup berdua bersama ayahnya yang sudah sangat tua, tidak dapat melakukan apa-apa dan sudah kurang merespon. Oleh karena itu, untuk bertahan hidup Pak Sumarno masih bekerja di rumah produksi gula aren.

  Kondisi kesehatannya pun kini semakin menurun selain dalam sehari ia dapat tiba-tiba mengalami kejang, ia kini memiliki penyakit yang membuatnya sering mengalami pusing yang sakitnya tak tertahankan olehnya.

  Keterbatasan fisik dan materi, membuat Pak Sumarno tidak mengetahui penyakit apa yang kini dideritanya. Pak Sumarno sering ingin mengabaikan dan menganggap ia tidak menderita sakit apapun, namun nyeri kepala nya sering membuatnya tidak sanggup dan takut jika dirinya tiba-tiba tidak ada, bagaimana nasib ayahnya.

  Dengan kondisi fisik yang sebenarnya sudah tidak sanggup bekerja, Pak Sumarno sering tidak bekerja sehingga tidak mendapat upah. Ia sering hanya memakan pisang rebus untuk dapat bertahan hidup bersama ayahnya.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id