Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Kepala Tanpa Tempurung Pak Mul Tetap Jual Roti

Kepala Tanpa Tempurung Pak Mul Tetap Jual Roti

Rp 2.194.000Terkumpul dari Rp 110.000.000
9 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Pak Mulyadi (52) masih keliling jualan roti sambil menahan tubuhnya yang gemetaran karena kelaparan.


  Kondisinya tak sekuat dulu, karna pernah kecelakaan saat jualan roti sampai ia mengalami benturan keras dan kepalanya saat ini tanpa tempurung bahkan satu matanya sudah tidak berfungsi.


  Jualan siang hingga tengah malam, namun bagi sebagian pejuang jalanan, mereka masih berkeliaran di jalanan demi sesuap nasi untuk hari ini, termasuk Pak Mulyadi.


  Matanya berkaca-kaca, tubuhnya gemetaran..rasanya ingin pingsan saja. Tapi kalau dia pingsan, bagaimana bisa mencari makan? Jika beruntung, abah bisa terbebas dari kelaparan karena ada orang baik yang memberinya nasi atau cemilan.


  Hidup sebatangkara tidur dijalanan tapi abah selalu bertahan ia berjuang jualan roti ambil dari orang lalu dijual lagi, perolehan Pak Mulyadi cuma untung 200 perak dari penjualan Rp. 1000 per roti


  Karena kondisi fisiknya yang semakin renta, Pak Mulyadi sering kali merasakan sakit di sekujur tubuhnya saat jualan. Tak jarang, ia merebahkan tubuhnya di sisi jalan hanya untuk melepas lelah dan meredakan rasa sakitnya itu.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id