Bantu Pak Robert Rawat Ibu Renta Lumpuh

“Saya merasa berdosa gak bisa kasih Ibu saya yang lumpuh tidak makan apapun selama seminggu” ucap Pak Robert (55 tahun) pemulung yang hidup berdua dengan Ibunya, Mbah Semi (113 tahun) di rumah kosong.
Pasca jatuh 5 tahun lalu, Mbah Semi menjadi lumpuh. Karena tidak mendapat perawatan atau pengobatan apapun. Bagaimana tidak, walau berkeliling 10km setiap harinya, Pak Robert hanya bisa berpenghasilan Rp 150ribu/2 bulan.
Jangankan untuk berobat, untuk mengganjal lapar saja keduanya hanya minum air sumur yang direbus. Seuntung-untungnya, baru bisa makan ubi rebus jika Pak Robert menemukan ubi yang tumbuh di tanah kosong dekat tempat tinggal mereka.
Fisik Pak Robert pun kini sudah menurun kekuatannya. Kedua kakinya sudah sulit berjalan. Selain itu, dirinya sering dituduh pencuri, saat mengumpulkan rongsokan. Namun, Pak Robert tidak ingin menyerah, demi bisa merawat Mbah Semi yang kini sangat bergantung dengan Pak Robert dalam segala hal.
Keduanya hidup menumpang di sebuah rumah kosong yang tidak layak huni. Jika hujan, kondisi di dalam rumah akan banjir. Lantai nya pun masih beralaskan tanah. Sesekali, tetangga memberikan makanan berupa mie instan. Mie instan tersebut menjadi makanan termewah bagi Pak Robert dan Mbah Semi.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
