Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Lansia Difabel Sebatang Kara

Bantu Lansia Difabel Sebatang Kara

Rp 50.000Terkumpul dari Rp 100.000.000
97 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Selama kurang lebih 62 tahun lamanya, Mbah Suryono harus mengesot sebatang kara di tengah hutan, tempat tinggalnya.

  Kondisi fisik yang terbatas, dialaminya pasca menderita polio di usia 2 tahun. Tidak mendapat pengobatan yang layak, membuat struktur tulangnya rusak. Kini di usia 63 tahun, Mbah Suryono tinggal di rumah peninggalan orang tua nya yang terletak di atas bukit dan di tengah hutan.

  Setiap hari, Mbah Suryono mengesot ke hutan untuk mencari hasil hutan untuk bisa mengganjal laparnya. Seringnya, ia mengolah ubi dengan merebusnya. Selain kondisi fisik yang terbatas, kini Mbah Suryono mengalami infeksi paru yang ia sendiri tidak tau penyakit apa yang sedang dideritanya.

  Bagaimana tidak, Mbah Suryono tidak sanggup untuk berobat. Selain tidak punya uang, tubuhnya sudah tidak sanggup jika harus mengesot menuruni bukit. Kini Mbah Suryono hanya berharap-harap cemas, penyakitnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, setiap harus kondisinya semakin parah, sering mengalami sesak napas.

  Teman-teman #OrangBaik, yuk! Ulurkan bantuan teman-teman untuk meringankan perjuangan Mbah Suryono, difabel sebatang kara yang juga berjuang melawan infeksi paru.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id