Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Perjuangan Hidup di Usia Lanjut

Perjuangan Hidup di Usia Lanjut

Rp 3.717.000Terkumpul dari Rp 20.000.000
69 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Orang-orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Kasihilah siapa yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan mengasihimu.” (HR. Tirmidzi)


  Jalan Kaki Menahan Sakit Kepala di Usia 86 Tahun Di usia yang telah menginjak 86 tahun—masa di mana seorang manusia seharusnya beristirahat dengan tenang—Abah Odo masih harus bertarung menantang teriknya jalanan. Dengan tubuh rentanya yang kian membongkok, beliau memaksakan diri berjalan kaki dari pagi hingga sore menjajakan kopi sachet keliling.

  Setiap beberapa meter melangkah, Abah sering kali terpaksa berhenti di pinggir jalan. Rasa nyeri di kaki dan sakit kepala yang menusuk kerap menyerang fisik tuanya. Namun, Abah tak punya pilihan lain selain terus melangkah.


“Abah terpaksa harus tetap berjualan nak, kalau gak jualan bayar kontrakan dari mana...” tutur Abah Odo dengan suara bergetar.


  Tunggakan Kontrakan 3 Bulan dan Hanya Makan Sekali Sehari Kini, ancaman kehilangan tempat bernaung membayangi Abah Odo. Sewa tempat tinggalnya sebesar Rp500.000 per bulan sudah menunggak selama 3 bulan. Sementara itu, dari hasil keringatnya seharian berjalan jauh, Abah biasanya hanya membawa pulang Rp15.000 per hari.


  Pendapatan yang teramat minim itu membuat Abah Odo dan anaknya harus bertahan dalam kondisi serba kekurangan:

  • Hanya bisa makan sekali dalam sehari demi menghemat pengeluaran.
  • Sering kali hanya mengandalkan gorengan sebagai pengganjal lapar, padahal asupan tersebut jauh dari kata sehat untuk tubuh lansia seusianya.
  • Roda dagang milik sendiri yang dulu menjadi tumpuan hidup, terpaksa telah dijual demi menyambung hidup beberapa waktu lalu.


Rasulullah ﷺ bersabda:

“Carilah ridha-Ku melalui orang-orang lemah di antara kalian. Karena sesungguhnya kalian diberi rezeki dan kemenangan disebabkan orang-orang lemah di antara kalian.” (HR. Abu Dawud)


  Harapan Sederhana: Kehidupan Layak dan Tempat Berteduh yang Aman Sudah 4 tahun Abah Odo menjalani hidup sebagai penjual kopi keliling. Semangatnya untuk bekerja tak pernah padam, namun fisik 86 tahunnya memiliki batas. Beliau


  menyimpan harapan sederhana: bisa melunasi tunggakan tempat tinggalnya serta memiliki modal usaha yang lebih layak di rumah agar tidak perlu lagi memeras fisik di jalanan.


  #TemanBaik, Mari Bersama Dekap Abah Odo Lewat Gerakan Jaga Lansia Melalui program Jaga Lansia, mari kita satukan kepedulian untuk merangkul dan memuliakan sisa usia Abah Odo.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id