Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign 30TH Jual Kayu Bakar keliling Demi Upah 15Ribu

30TH Jual Kayu Bakar keliling Demi Upah 15Ribu

Rp 345.000Terkumpul dari Rp 20.000.000
77 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Cobaan hidup yang berat, ternyata masih harus Mak Iroh (66) rasakan dan jalani di usia senjanya. Dengan kondisi fisiknya yang semakin renta dan lemah, Emak masih dipaksa untuk menjadi seorang pejuang jalanan pencari nafkah.




  Setiap hari Emak harus berkeliling puluhan kilo jauhnya sambil menggendong 15 kilogram kayu bakar di pundaknya. Emak adalah seorang penjual kayu bakar, yang setiap hari berkeliling mencari pembeli kayu-kayunya


  Mak Iroh berjualan dari pagi hingga petang. Penghasilan dari berjualan kayu bakar, emak hanya mendapatkan 10ribu saja itupun kalau ada yang membeli.


  Bagi Mak Iroh, berjualan kayu bakar di jaman sekarang juga tidaklah mudah. Seiring berkembangnya jaman, sudah jarang orang yang memasak menggunakan kayu bakar. Tak jarang, Mak terpaksa pulang dengan tangan kosong, dan hanya bisa makan dengan garam saja. 


  “Kalau ada yang beli emak sehari dapat 10ribu. Kalau gaada yang beli emak makan garam aja di rumah”


  Padahal, pengorbanannya setiap hari tak lain hanya demi bisa terus penuhi kebutuhan sehari-hari


  Selain itu Emak seringkali merasakan pusing yang mengakibatkan mata kiri emak kedutan, sakit pinggang, kaki dan bahu yang kerap kali sakit saat memanggul kayu bakar ketika berjualan mengharuskan emak istirahat di pinggir jalan. 


  “Kalau udah jalan lama sambil manggul kayu, pinggang emak suka sakit. Sampe emak harus istirahat di pinggir jalan”


  Namun Emak tidak punya pilihan lain. Di usianya yang semakin menua dan tubuhnya yang semakin renta sudah sulit bagi Emak mencari pekerjaan lain. Hanya ini satu-satunya yang bisa Emak lakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meski harus menahan rasa sakit setiap hari.


  Dalam sehari bisa saja jualan mak tidak laku, untuk makan pun sulit untuk mak memenuhinya. Emak belum bisa melakukan pemeriksaan ke dokter dikarenakan keterbatasan biaya berobat. Saat ini emak hanya tinggal dengan anak bungsunya yang bekerja hanya serabutan. 


  #TemanBaik Mak Iroh hanya salah satu lansia pelosok yang hanya ingin sejahtera di masa tuanya. Emak masih ingin mempunyai penghasilan sendiri. Jika punya modal usaha Emak ingin memiliki usaha lain yang bisa dikelola oleh beliau dan anaknya agar bisa mendapatkan pendapatan yang lebih layak lagi. Yuk bantu Mak Iroh dan anaknya untuk punya usaha sendri.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id