Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Anak Sakit Kronis. Ayah Kerja 24 Jam

Anak Sakit Kronis. Ayah Kerja 24 Jam

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
32 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Saya ngojol sampai malam pun, kadang dapetnya cuma pas-pasan. Masih gali lobang tutup lobang. Bingung sekali, susu anak saya mahal, sebulan bisa habis 3juta untuk susu aja. Belum kebutuhan pengobatan lainnya" Ujar Pak Ahmad.


  Perjuangan Pak Ahmad benar-benar membuat haru. Ia rela peras keringat, bekerja pagi siang malam demi bisa terus bawa sang anak berobat juga memberikan nafkah yang halal untuk keluarga kecilnya.


  Pekerjaan tetapnya sebagai cleaning service, dikarenakan penghasilannya tidak mencukupi, ia rela mengambil pekerjaan lainnya sebagai ojol. Berangkat dari rumah setelah sholat subuh sampai pukul 8 pagi dan setelah selesai bekerja pukul 5 sore, Pak Ahmad mencari orderan hingga tengah malam. Bahkan jika penghasilannya belum tercukupi ia rela mencari orderan hingga subuh.


  "Kalau lagi sepi orderan saya suka cari kucing, saya kasih makan. Mudah-mudahan bisa menjadi jalan kebaikan segala urusan keluarga saya dimudahkan Allah", Ujar Pak Ahmad.


  Dengan menggunakan sepeda motor yang sering mogok-mogokan. Tak jarang ada pelanggan yang meng-cancel beliau. Bahkan sering juga mendapatkan orderan fiktif.


  "Pernah saya dapet orderan fiktif untuk mengantarkan makanan, ternyata pas sampai tujuan, rumah tersebut kosong. Padahal uang dari orderan itu akan saya pake buat beli susu anak saya" Ujar Pak Ahmad.


  Sedih sebetulnya, namun Pak Ahmad tak patah semangat. Keadaan memaksanya untuk terus bekerja keras. Apalagi saat ini anaknya sering keluar masuk rumah sakit dan di rawat di PICU. Ia membutuhkan biaya yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan perawatan sang anak. Jika menyerah, mungkin, sang anak tak lagi memiliki harapan.


  Rasya namanya, anak berusia 11 tahun ini adalah buah hati tercinta Pak Ahmad. Sejak usia 7 bulan Rasya didiagnosa celebral palsy dan epilepsi. Yang hingga saat ini Rasya sering mengalami sesak dan kejang hingga mengalami koma di rumah sakit.


  Seumur hidupnya Rasya harus menjalani pengobatan di rumah sakit, yang menjadi kendala pengobatan ialah biaya operasional pengobatan dan penunjang kesehatan seperti susu formula yang harus rutin di konsumsi.


  "Harta benda kami dah habis terjual untuk kebutuhan pengobatan, penghasilanpun gak pernah mencukupi. Belum lagi harus bayar kontrakan rumah dan biaya sekolah adiknya Rasya. Saya hanya bisa berusaha semaksimal mungkin" Ucap Pak Ahmad.


  Yang bikin Pak Ahmad dan istrinya sedih, Rasya sudah 5 hari di rawat di ruangan PICU. Hati orang tua mana yang tak hancur melihat kondisi anaknya begitu parah. Terlebih kondisi tubuh Rasya begitu kurus, matanya terlihat sayu, dengan alat medis yang menempel di mulut dan dibadannya.


  Sahabat Kebaikan, mari berikan bantuan terbaikmu untuk meringankan beban keluarga Pak Ahmad.


  Disclaimer: Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga Pak Ahmad. Selain itu akan digunakan untuk para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id