Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Azura Rela Kehilangan Kaki Demi Bertahan Hidup dari Kanker

Azura Rela Kehilangan Kaki Demi Bertahan Hidup dari Kanker

Rp 300.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
91 Hari
1Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

“Kayaknya kaki Kakak harus diamputasi, ya…”

  Kalimat itu menjadi salah satu momen paling menyakitkan bagi Bu Sumiyati. Sebagai seorang ibu, tak pernah terbayangkan olehnya harus menyampaikan kabar bahwa putri kecilnya, Nur Azura atau yang akrab disapa Azura, harus kehilangan kaki demi bertahan hidup dari kanker tulang ganas.


  Awalnya, Azura hanya terjatuh saat bermain bersama teman-temannya, tepat di depan rumah. Saat itu, ia tidak merasa sakit ataupun mengalami luka, sehingga tidak menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. Namun, seiring waktu, lutut Azura mulai terasa semakin sakit. Ia berjalan terpincang-pincang hingga muncul benjolan di bagian atas lututnya yang semakin hari semakin membesar.

  Melihat kondisi anaknya yang terus memburuk, Bu Sumiyati membawa Azura ke puskesmas. Awalnya, Azura hanya diberikan obat pereda nyeri. Setelah beberapa kali kembali berobat, akhirnya ia mendapatkan rujukan ke RSUI pada Mei 2026.

  Betapa terkejutnya Bu Sumiyati ketika mengetahui bahwa benjolan di kaki putrinya ternyata merupakan tumor. Pada Juni 2026, Azura mulai menjalani kemoterapi pertamanya. Namun, penyakitnya berkembang semakin ganas hingga dokter mendiagnosisnya sebagai kanker tulang.


  Kaki Azura terus membesar sampai ia tak lagi mampu berjalan. Setelah mempertimbangkan kondisinya, dokter menyarankan agar kaki Azura diamputasi. Jika tidak segera dilakukan, kanker dikhawatirkan menyebar ke bagian tubuh lainnya dan mengancam nyawanya.

  Dengan hati yang hancur, Bu Sumiyati akhirnya mencoba menjelaskan kepada Azura bahwa kakinya harus diamputasi. Awalnya, Azura menangis histeris hingga mengalami stres dan menjerit-jerit. Sebagai seorang anak, tentu bukan hal mudah untuk menerima kenyataan bahwa ia harus kehilangan salah satu kakinya.

  Namun, setelah tiga hari berjuang menerima kenyataan itu, Azura akhirnya berkata kepada ibunya,


“Umi, gak apa-apa kaki Kakak diamputasi aja.”

  Mendengar perkataan itu, air mata Bu Sumiyati tak lagi terbendung. Di usianya yang masih kecil, Azura harus menghadapi kenyataan yang begitu berat. Anak yang selama ini dikenal pintar dan tegar itu berusaha menerima kehilangan kakinya demi bisa terus bertahan hidup.

  Kini, setelah menjalani amputasi, perjuangan Azura belum berakhir. Ia masih harus menjalani kemoterapi lanjutan dan saat ini bersiap menghadapi kemoterapi ke-4 untuk melawan kanker yang bersarang di tubuhnya.

  Di tengah perjuangan tersebut, ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Mulai dari biaya transportasi menuju rumah sakit, akomodasi selama pengobatan, hingga kebutuhan kesehatan seperti selang NGT, susu formula, popok, dan tisu basah.


  Selama ini, keluarga Azura hanya mengandalkan penghasilan sang ayah yang bekerja serabutan dan menjadi security. Penghasilannya yang tidak menentu membuat kebutuhan sehari-hari dan biaya pendampingan pengobatan Azura semakin sulit dipenuhi.

  Sesekali, warga sekitar turut membantu meringankan beban keluarga mereka. Namun, Bu Sumiyati menyadari bahwa ia tidak bisa terus-menerus mengandalkan bantuan tersebut, sementara pengobatan putrinya masih panjang.

  Sahabat kebaikan, Azura sudah kehilangan kakinya demi mendapatkan kesempatan untuk sembuh. Jangan sampai perjuangannya terhenti karena keterbatasan biaya. Mari bersama-sama kita bantu memenuhi kebutuhan pengobatan, transportasi ke rumah sakit, susu formula, popok, serta kebutuhan kesehatannya selama menjalani kemoterapi.


  Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi Azura dan keluarganya. Semoga melalui kepedulian kita, ia bisa terus menjalani pengobatan, kembali tersenyum, dan memiliki kesempatan untuk tumbuh besar seperti anak-anak lainnya.

  Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk segala kebutuhan pengobatan Azura dan kebutuhan lainnya. Selain itu, akan digunakan untuk implementasi program dan penerima manfaat lainnya lainnya yang berada dibawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id