Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Kulit Nabila Penuh Luka Sang Ibu Berjuang Sendiri

Kulit Nabila Penuh Luka Sang Ibu Berjuang Sendiri

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
91 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Dede gak kuat, Mah… Dede capek.” Kalimat sederhana dari Nabila (8 tahun) itu membuat hati sang ibu, Bu Anita (30 tahun), tak kuasa menahan tangis.




  Nabila sedang berjuang melawan penyakit autoimun yang membuat kulitnya sangat sensitif. Tubuhnya sering dipenuhi luka seperti eksim dan jamur kulit. Kondisinya bahkan terkadang disertai demam dan rasa panas yang membuat Nabila harus menahan sakit.


  Dulu, kondisi Nabila jauh lebih parah. Luka eksim di tubuhnya bisa mengeluarkan darah dan mengelupas sendiri. Luka pernah muncul di bagian paha hingga ke belakang tubuhnya, membuat Nabila kesulitan untuk duduk. Bajunya bahkan bisa menempel pada luka hingga terasa sangat sakit saat dilepaskan.


  Agar luka tidak semakin parah dan menempel pada kain, tubuh Nabila pernah dilumuri minyak dan ia harus tidur beralaskan daun. Kakinya pun pernah mengalami luka hingga Nabila tidak bisa menggunakan sepatu untuk pergi ke sekolah.




  Meski masih berusia 8 tahun dan tetap berusaha bersekolah, Nabila sering harus izin karena sakit. Berbagai pengobatan sudah ditempuh oleh Bu Anita, mulai dari rumah sakit, pengobatan alternatif, hingga berobat ke luar kota. Namun, hingga kini kondisi Nabila belum sepenuhnya pulih.


  Di tengah perjuangan itu, Bu Anita harus berjuang seorang diri. Ia telah berpisah dengan suaminya hampir dua tahun. Sejak berpisah, sang suami sulit dihubungi dan tidak lagi memberikan nafkah maupun menjenguk Nabila.




  Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus biaya pengobatan putrinya, Bu Anita melakukan berbagai pekerjaan. Ia bekerja serabutan sebagai pembantu rumah tangga, membantu membereskan rumah tetangga, berjualan kosmetik, dan melakukan apa pun yang bisa menghasilkan uang. Bahkan, demi pengobatan Nabila, Bu Anita pernah terlilit utang hingga belasan juta rupiah.


  Saat ini, pengobatan Nabila masih membutuhkan biaya, termasuk untuk kebutuhan operasional berobat. Setiap hari, Nabila hanya mengandalkan obat sesuai resep dokter yang harganya sekitar Rp150 ribu. Orang tua Bu Anita selama ini membantu tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari, tetapi untuk biaya pengobatan Nabila, Bu Anita harus mengusahakannya sendiri.




  Sahabat kebaikan, Nabila masih ingin sekolah dan sembuh seperti anak-anak lainnya. Namun, di balik senyumnya, ada rasa sakit yang terus ia tahan. Mari bantu Nabila mendapatkan pengobatan yang dibutuhkannya agar ia bisa kembali beraktivitas, bersekolah, dan menjalani hari-harinya.


  Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan pengobatan Nabila dan kebutuhan yang lainnya. Selain itu, akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya di bawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id