Facebook Pixel
Jual Giribig Puluhan Kilometer, Ustadz Toat Bertahan Demi Santri

Jual Giribig Puluhan Kilometer, Ustadz Toat Bertahan Demi Santri

Rp 120.000Terkumpul dari Rp 70.000.000
153 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

Siapa sangka jika lansia penjual penjual giribig ini miliki tekad besar yang Luarbiasa


  Dialah Ustadz Toat (73th), setiap hari berjalan sejauh 20-30KM dengan memikul giribig dipundaknya. Diusianya yang telah senja, bukan perkara mudah bisa berkeliling menjual giribig yang beratnya mencapai 30 kilogram.


  Tidak banyak keuntungan yang diraih dari usahanya tersebut, beliau hanya memperoleh Rp. 25.000 dari setiap penjualan giribig. Dalam sebulanpun Ustadz hanya mampu membuat 12 lmbr giribig saja, itu artinya dalam sebulan penghasilannya tak lebih dari Rp. 300.000.



  Berpuluh tahun lamanya, beliau menekuni usaha ini walaupun bagi sebagian orang telah meninggalkan usaha giribig akibat sulitnya mencari pelanggan. Belum lagi membuat giribig bukan perkara yang mudah, dibutuhkan waktu berhari-hari untuk menebang bambu, meraut satu demi satu helai sebelum dianyam dan dijual.


  Ini yang menjadi alasan mengapa Ustadz Toat hanya mampu menjual 12 lmbr giribig saja per bulan. Beratnya usaha sungguh tak sebanding dengan hasil yang diterima.




  Namun baginya, tak ada alasan tuk berleha-leha sebab ada puluhan santri yang mesti ia selamatkan pendidikan agamanya.


  Dirumah ini lah anak-anak dibimbing untuk menjadi seorang penghafal qur'an. Mereka dengan semangat berdatangan dan meminta Ustadz Toat mengajari mereka mengaji. Walau terkadang rasa was-was dan khawatir kerap menghantui akibat kondisi bangunan yang riskan digunakan. Ustadz pun khawatir jika sewaktu-waktu rumahnya roboh dan menimpa ia bersama para santri binaan.




  Tak ingin kehilangan santrinya, Ustadz Toat berusaha keras jualan giribig demi mengumpulkan biaya perbaikan tempat mengaji anak-anak. Namun hingga kini penghasilannya baru cukup menutup kerusakan sederhana seperti menunjang tiang-tiang yang sudah patah dengan bambu-bambu yang telah ia beli dan kumpulkan.




  Sungguh mulia perjuangan yang telah dilakukan Ustadz Toat, rela mengorbankan diri demi tetap bisa menyiarkan agama islam. #OrangBaik mari bersamai langkah Ustadz Toat membangun pesantren bagi santri -santri dhuafa. Klik Tombol Donasi Sekarang!


HomeBagikan
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id