Anak Yatim Jualan Sampai Malam Demi Ibu Bisa Makan

Sejak masih balita, Yoga sudah harus kehilangan sosok ayah. Kini, di usianya yang masih duduk di kelas 9 SMP, Yoga justru harus menjadi tulang punggung bagi dirinya dan sang ibu yang sudah sepuh.
Yoga dan ibunya tinggal berdua di sebuah kos yang sangat sederhana dan sempit, bahkan jauh dari kata layak untuk dihuni dua orang. Di tengah kondisi itu, Yoga juga sering membantu merawat ibunya yang tidak lagi sesehat dulu, sambil tetap berusaha menjalani kewajibannya sebagai seorang pelajar.
Sepulang sekolah, Yoga tidak bisa langsung beristirahat seperti anak-anak seusianya. Ia membawa dagangan snack dan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain, menawarkan jualannya sejak hari masih panas hingga langit mulai gelap.
Meski sudah berkeliling sampai malam, keuntungan yang dibawa pulang Yoga hanya sekitar Rp15 ribu–Rp20 ribu per hari. Uang itu harus dibagi untuk kebutuhan sekolah, membayar kos, membeli kebutuhan sehari-hari, dan membantu memenuhi kebutuhan ibunya.
Saat uang yang didapat hanya sedikit, Yoga dan ibunya harus benar-benar menghemat makanan. Pernah mereka hanya makan satu bungkus untuk berdua, bahkan ada masa ketika keduanya harus bertahan dengan mie instan selama berhari-hari, sementara sang ibu juga masih memiliki cicilan utang yang harus dibayar.
Pernah suatu ketika Yoga ditanya, “Yoga, kamu nggak capek? Pulang sekolah langsung jualan sampai malam. Kapan istirahatnya?” Yoga hanya menjawab sederhana, “Nggak apa-apa kak, demi ibu.”
Jawaban itu mungkin terdengar sederhana, tetapi menunjukkan betapa cepat Yoga harus belajar menjadi kuat. Di saat anak-anak seusianya masih bisa pulang sekolah lalu bermain atau beristirahat, Yoga memilih berjualan karena ia tidak ingin melihat ibunya yang sudah sepuh harus menghadapi semua kebutuhan seorang diri.
Yoga masih seorang anak yang punya cita-cita dan masa depan yang panjang. Namun untuk terus sekolah, membayar tempat tinggal, makan sehari-hari, dan membantu ibunya, ia masih membutuhkan dukungan dari orang-orang baik agar perjuangannya tidak terasa sendirian.
Teman Baik, mai bantu Yoga dan ibunya memenuhi kebutuhan sehari-hari serta pendidikan Yoga. Sedikit bantuan dari kita bisa meringankan beban yang selama ini dipikul seorang anak yang bahkan belum lulus SMP.
Bantu Juang adik Yoga dengan cara : Klik "DONASI SEKARANG"

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
