Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Berbagi Senyum Lansia di Hari Tua
Foto campaign Berbagi Senyum Lansia di Hari Tua

Berbagi Senyum Lansia di Hari Tua

Rp 16.305.002Terkumpul dari Rp 75.000.000
107 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Orang-orang yang mengasihi akan dikasihi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Kasihilah siapa yang ada di bumi, niscaya yang ada di langit akan mengasihimu.” (HR. Tirmidzi)


  Mengayuh Sepeda Anak Sejauh Belasan Kilometer di Usia 80 Tahun Di saat lansia seusianya beristirahat dengan tenang di rumah, Abah Nono yang telah menginjak usia 80 tahun masih harus memeras keringat di jalanan. Dengan tubuh rentanya yang tak lagi kokoh, beliau tetap gigih bertarung menyusuri jalanan kota menjajakan tisu demi menyambung hidup bersama istri tercinta.


  Pilu makin terasa saat melihat sarana yang digunakannya. Abah Nono mengayuh sebuah sepeda usang yang sejatinya berukuran kecil untuk anak-anak. Sambil memikul kemasan tisu di sepedanya, Abah mengayuh hingga belasan kilometer setiap harinya dari siang hingga malam tanpa pernah mengeluh. Semua itu beliau lakukan demi satu alasan yang sangat menyentuh hati:


  “Kalau Abah gak jualan, kasian sama istri di rumah ga bisa makan...” ungkap Abah Nono dengan suara bergetar.


  Keuntungan 10 Ribu Rupiah Demi Beras dan Tahu Sudah lebih dari 10 tahun Abah Nono menggantungkan hidupnya dari berjualan tisu. Namun, perjuangan fisik yang luar biasa berat itu hanya menghasilkan keuntungan yang sangat minim. Dalam sehari, Abah biasanya hanya membawa pulang keuntungan sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 saja.

  Hasil seadanya itu hanya cukup untuk dibelikan beras dan potong tahu sebagai ganjal lapar bersama istrinya. Makanan bergizi dan masa tua yang sejahtera masih menjadi hal yang teramat jauh bagi mereka.


Rasulullah ﷺ bersabda:

  “Carilah ridha-Ku melalui orang-orang lemah di antara kalian. Karena sesungguhnya kalian diberi rezeki dan kemenangan disebabkan orang-orang lemah di antara kalian.” (HR. Abu Dawud)


  Harapan Sederhana: Warung Kelontong Rumahan di Masa Tua Usia tak memadamkan semangat Abah Nono, namun fisik tua beliau tentu memiliki batas. Abah menyimpan satu impian sederhana untuk masa tuanya: memiliki modal untuk membuka warung kecil di rumahnya. Dengan begitu, Abah tidak perlu lagi memaksakan kakinya mengayuh sepeda anak belasan kilometer dan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih layak sambil menjaga istrinya di rumah.


  #TemanBaik, Mari Bersama Dekap Abah Nono Lewat Gerakan Jaga Lansia Melalui program Jaga Lansia, mari kita bersami perjuangan Abah Nono agar beliau bisa menikmati masa tuanya dengan lebih tenang dan bahagia.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id