Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Pilu - Lansia Sakit Jantung Rawat Cucu Yatim Piatu ODGJ

Pilu - Lansia Sakit Jantung Rawat Cucu Yatim Piatu ODGJ

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
36 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

”Suka sedih kalau kepikiran, kalau saya udah gak ada siapa nanti yang rawat Risma. Belum lagi ada aja yang menghina Risma, padahal siapa yang mau sih seperti ini” Ujar Nek Haryati.


  Pilu hati mengetahui perjuangan seorang nenek berusia 71 tahun yang hingga detik ini, berjuang kais rupiah demi hidupi kedua cucunya yang yatim piatu.

  Sejak 2014 setelah anaknya meninggal dunia karena sakit, Nek Haryati merawat kedua cucunya, Risma dan Sabrina. Sedihnya lagi, salah satu cucunya yang bernama Risma mengidap ganguan jiwa sejak usia 4 tahun. Sedangkan Sabrina adik dari Risma, tumbuh dan berkembang normal layaknya anak pada umumnya.


  Ujianpun tak berhenti sampai disitu, tahun 2015 Nenek Haryati jatuh sakit, hingga di rawat di rumah sakit dengan diagnosa chronic ischemic heart disease atau penyakit jantung iskemik kronis, dimana kondisi otot jantung kekurangan oksigen akibat penyempitan arteri koroner yang bertahap. Kondisi ini berkembang perlahan akibat penumpukan plak (aterosklerosis) dan dapat membatasi aktivitas fisik karena gejala sesak napas atau nyeri dada.


  Sampai saat ini Nenek Haryati menjadi tulang punggung yang harus menghidupi kedua cucunya. Hanya mengandalkan dari jasa upah memijat yang tidak menentu.


  ”Alhamdulillah, meskipun saya sakit-sakitan, dari hasil ngurut dan menjahit saya bisa menyekolahkan cucu saya sampe lulus. Tinggal nunggu kelulusan dan mudah-mudahan bisa cepet dapet kerja” Ujar Nek Haryati.


  Namun seiring berjalannya waktu, kondisi kesehatan Nenek Haryati semakin menurun, sehingga tidak mampu lagi menerima jahitan dan keliling mencari pelanggan.


  ”Mata nenek sudah buram dan mesin jahitnya pun sudah rusak dan Nenek sudah gak kuat lagi jalan jauh buat keliling cari pelanggan. Nenek hanya mengandalkan orang yang datang ke rumah untuk di urut” Tambahnya.


  Karena keterbatasannya, Nenek Haryati dalam sebulan hanya dapat tak lebih dari 400ribu, jumlah yang bahkan tak cukup untuk makan sehari-hari. Tak jarang meskipun dalam keadaan sakit, Nenek harus menahan lapar demi kedua cucunya agar bisa makan.


  Dengan pendapatan yang sangat jauh dari kata cukup, Nenek Haryati harus membagi pendapatan yang diperolehnya. Untuk sewa kontrakan, untuk biaya berobat dirinya dan sang cucu juga untuk makan sehari-hari.


  Nenek Haryati dan Risma harus menjalani pengobatan rutin sebulan sekali di rumah sakit. Sering kali Nenek tidak berobat karena tidak ada biaya, ia lebih memilih agar cucunya berobat rutin tiap bulannya.


  ”Gak apa-apa nenek gak berobat yang penting Risma harus berobat tiap bulan, karena kalau gak berobat dia selalu ngamuk-ngamuk. Nenek kalau berobat, obat yang harusnya di makan sebulan, nenek makan dua hari sekali agar cukup selama 2 bulan” Ujar Nek Haryati sambil menangis memeluk Risma.


  Meskipun dalam keterbatasan, Nenek Haryati dan Risma peduli terhadap kucing-kucing liar. Pendapatan dari memijit selalu ia sisihkan untuk membeli makanan kucing, ”Semoga dengan merawat dan ngasih makan kucing liar disekitar rumah, menjadi berkah dan dimudahkan rezeki nenek sekeluarga” Tambahanya.


  Harapan Nenek Haryati, disamping ingin bisa berobat rutin, ia ingin sekali mempunyai usaha kecil-kecilan di rumahnya, agar tidak mengandalkan dari jasa memijatnya.


  Setiap hari nenek khawatir, usianya sudah sangat tua. Entah sampai kapan ia bisa mendampingi sang cucu.

  Sahabat Kebaikan, Nenek Haryati memerlukan pertolongan kita semua untuk bisa terus berobat agar bisa bertahan hidup dan merawat cucunya. Nenek sudah tidak berdaya untuk bertahan di tengah kesulitan hidup yang bertubi-tubi menimpanya. Yuk kita bantu dan meringankan beban Nenek Haryati!


  Disclaimer: Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pengobatan Nenek Haryati dan Risma. Juga untuk memenuhi kebutuhan mereka yang selama ini belum mencukupi. Selain itu akan digunakan untuk implementasi program dan para penerima manfaat lainnya dibawah naungan Yayasan Ruang Harsa Bestari.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id