tua renta dan fisik bungkuk mbah mar rawat suami sakit seorang diri
“10 tahun suami hanya bisa terbaring sakit, gak pernah sekalipun berobat, makan seadanya bahkan sering kelaparan. Hasil jualan keliling bahkan gak cukup bahkan rumah gak punya, cuma numpangorang mas ,” - mbah Sri Maryati
Sri Maryati ( 67 th )harus menghadapi semuanya sendirian, padahal saat ini suminya mbah suwito ( 72th ) sangat membutuhkan pengobatan.
Sampai hari ini, sejak 2019, ia belum pernah menjalani pengobatan sekalipun. Betapa berat beban yang harus ditanggung seorang mbah mar.
Karena tidak memiliki anak, simbah terpaksa mencari pinjaman sana-sini hanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, hingga ia pun terlilit hutang.
Dengan suara bergetar dan air mata yang tak bisa ia tahan, mbah sri maryati berkata:
"Saya kadang gak kuat menanggung beban ini sendirian… suami sakit gak punya biaya untuk berobat, kadang kami harus menahan lapar. Pernah berfikir mau menyerah, tapi saya sadar lagi…"
Kondisi mbah wito sendiri sudah sangat memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring lemah, sesak nafasnya tambah parah, sering gemetar badannya, dan sangat rapuh.
Penghasilan mah mar berkisar 15-25 ribu per hari dari jualan lontong tak cukup untuk membawa suami berobat, untuk makan sehari-hari saja saja sulit, belum lagi kalau dagangannya masih banyak yang belum laku.
Karena tidak pernah berobat, diagnosis penyakitnya pun simbah tidak tahu, hanya saja prediksi simbah adalah penyakit jantung yang sudah terbilang parah,
Setiap hari mbah mar berjuang berjalan dalam kondisi bungkuk dari rumah ke pasar yang terbilang jaraknya lumayan jauh, berangkat jam 5 pagi sampai siang jam 12.
karena keadaan mengharuskan mbah mar berhutang untuk mencukupi kebutuhan keluarga, terbilang beban sangat berat juga bagi beliau setiap minggu beliau harus bayar hutang 2x pada koperasi ,
Tidak berhenti sampai di situ,rumah reot yang di gunakan sekarang bukanlah tanah dan rumahnya, mbah mar dan suami tidak punya rumah, mereka hanya menumpang, dan beberapa waktu yang lalu mereka sudah di minta pergi sama pemiliknya,
sangat mengenaskan sekali, mbah mar pun pasrah akan keadaan, sudah tua,fisik penuh keterbatasan harus terus berjuang demi suami yang sakt belum lagi kondisi belia yan terlilit hutang dan tidak punya tempat tinggal bahkan diminta untuk pergi
yuk bantu Bu Sari wujudkan harapan dan cahaya buat mbah mar dan suami

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
