Patungan Baju Lebaran, Hadiah Cinta untuk Anak Yatim Piatu

“Lebaran tahun ini, aku bisa pake baju lebaran kaya temen-temen ngga ya?”
Pertanyaan itu sering terucap pelan dari Sofia (9th).
Bagi anak yatim piatu yang ditinggal ayah sejak bayi dan ibu di usia 7 tahun, baju baru adalah kemewahan yang tak berani ia minta pada
Kakek Sumarno, Kakek Sofia yang pengelihatannya makin memburuk.
Setiap pulang sekolah, Sofia tak langsung membuang waktu dengan bermain. Ia ngangon bebek tetangganya dengan upah Rp5.000 sehari. Uang itu ia kumpulkan pelan-pelan, bukan untuk dihamburkan demi hal yang tak penting.
"Mau beli kambing, Kak. Biar bisa beranak banyak lalu buat biaya sekolah dan beli baju untuk lebaran." ujarnya dengan penuh harap.
Di saat anak lain sibuk memilih baju baru bersama orang tuanya, Sofia hanya punya sebingkai foto usang ayahnya dan kasih sayang seorang kakek yang sudah renta. Baginya, baju lebaran bukan sekadar pakaian, tapi bukti bahwa ia sempat merasakan kasih sayang dari orang terdekatnya.
Kakek Sumarno hanya bisa menunduk sedih, “Saya cuma ingin Sofia tumbuh besar dan bahagia sebelum saya meninggal dipanggil Allah...”
#TemanBaik, jangan biarkan Sofia melewatkan Idul Fitri tahun ini dengan baju lama yang sudah sempit dan memudar. Mari patungan untuk hadirkan "Kado Baju Lebaran" untuk Sofia dan anak-anak yatim piatu lainnya.
Setiap helai kain yang mereka kenakan adalah senyum kemenangan yang kita ukir bersama.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
