Bantu Lansia Pejuang Nafkah Bertahan Dengan Sedekah Daging

Seakan tak ada hentinya ujian yang menghampiri abah Rosim, beliau sampai harus jualan cakwe meskipun tubuhnya bungkuk akibat cedera saraf..
Saat ini Beliau sedang merantau demi bisa mencari nafkah untuk biaya berobat juga biaya kehidupan keluarganya di kampung. Abah tinggal seorang diri di sebuah kamar kecil yang beliau sewa setiap bulannya.
Setiap harinya Abah harus berjalan keliling lebih dari 20 km untuk jualan cakwe dengan kondisi tubuh yang bungkuk ini. Beliau harus bangun sebelum subuh setiap hari dan mulai berkeliling dari jam 6 pagi. Biasanya abah jualan sampai menjelang maghrib bahkan sampai malam hari jika jualannya belum laku.
Hasil jualan abah hanya 40 ribu seharinya, itupun jika cakwe yang dijual laku semua. Abah harus menabung setiap harinya demi bisa kirim uang untuk keluarga di kampung. Karena abah harus menafkahi istri, anak yang masih sekolah dan adiknya yang tunanetra.
Sedihnya, saat bekerja abah sering terganggu karena rasa sakit yang ada di punggungnya. Tubuhnya yang kini terlihat bungkuk itu karena abah pernah terjatuh dan mengenai saraf di badannya. Sudah setahun ini pengobatan Abah terhenti karena faktor biaya, jangankan untuk pergi berobat karena untuk makan sehari hari aja abah merasa sulit.
#TemanBaik mari kita sama-sama bantu Abah Rohim dan lansia pejuang nafkah lain untuk bisa bertahan dan hidup lebih layak dengan sedekah daging, klik "DONASI SEKARANG"

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
