Tolong Bocah Yatim Penjual Balon Sabun Terus Sekolah

Di usianya yang masih sangat kecil, Aisyah sudah memahami arti menahan lapar dan lelah. Sepulang sekolah, anak yatim berusia 6 tahun ini berjualan balon sabun di sekitar alun-alun Cianjur. Penghasilannya tak menentu, hanya sekitar Rp3.000–Rp15.000 per hari, itupun masih harus disetorkan karena dagangannya bukan milik sendiri. Tak jarang Aisyah berjualan hingga sore bahkan malam, meski tubuh kecilnya sudah kelelahan.
Setiap pagi Aisyah berangkat sekolah tanpa sarapan dan tanpa uang jajan. Ia hanya mengandalkan jatah makan siang MBG, yang sering ia bawa pulang agar bisa dimakan bersama ibunya. Aisyah tinggal menumpang di rumah saudara, setelah sebelumnya kerap diusir dari kontrakan karena tak mampu membayar. Meski hidup serba kekurangan, Aisyah tetap membawa buku dan alat tulis saat berjualan, mengerjakan PR di sela-sela menawarkan balon, memilih bekerja daripada bermain demi membantu ibunya dan tetap bisa sekolah.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
