Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Darurat Selamatkan Dek Alika dari Kejang Kronis

Darurat Selamatkan Dek Alika dari Kejang Kronis

Rp 0Terkumpul dari Rp 50.000.000
94 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Barangsiapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat.” (HR. Muslim)


  Tubuh Mungil yang Harus Melewati 3 Kali Operasi Di usianya yang baru menginjak 3 tahun, Dek Alika harus merasakan ujian hidup yang teramat berat. Sejak lahir, balita malang ini didiagnosis mengidap Hidrosefalus dan Cerebral Palsy (CP). Bayangkan saja, di usianya yang masih sangat belia, Alika sudah harus melewati 3 kali operasi besar. Kini, di kepala dan tubuh mungilnya tertanam selang permanen demi bertahan hidup. Untuk makan dan minum susu sehari-hari pun, Alika harus dibantu melalui selang yang dimasukkan lewat hidungnya.


  Perjuangan Ayah dan Ibu Melawan Keterbatasan Alika adalah anak bungsu dari pasangan Ibu Nia dan Pak Iwan. Demi kesembuhan sang buah hati, kedua orang tuanya telah memeras keringat mengadu nasib. Pak Iwan bekerja sebagai buruh serabutan dengan upah tak menentu, hanya sekitar 50 hingga 60 ribu rupiah per hari. Sadar uang tersebut sangat jauh dari kata cukup untuk kebutuhan dapur dan biaya medis, Ibu Nia ikut berjuang menjadi penjual gorengan keliling. Namun, upah dari keliling gorengan pun hanya 20 sampai 25 ribu rupiah sehari, itu pun jika dagangannya habis terjual.


Rasulullah ﷺ bersabda:

  “Barangsiapa yang meringankan beban orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)


  Jual HP hingga Pinjam Motor Tetangga demi Kontrol Jauh Alika sering kali mengalami kejang hebat disertai demam tinggi yang membuat kondisi kakinya kini menjadi bengkok. Ia wajib menjalani kontrol rutin ke Rumah Sakit yang jaraknya 15 kilometer dari rumah mereka. Setiap jadwal kontrol tiba, Ibu Nia dan Pak Iwan selalu didera kebingungan memikirkan biaya operasional dan kendaraan.

  Saking mendesaknya, Pak Iwan bahkan pernah terpaksa menjual satu-satunya HP miliknya demi bisa membawa Alika berobat. Hingga saat ini, jika ingin ke rumah sakit, mereka terpaksa harus tebal muka meminjam sepeda motor milik tetangga demi bisa menghemat pengeluaran ongkos.


  Impian Sederhana untuk Kesembuhan Dek Alika Melihat kondisi yang serba menjepit ini, Pak Iwan dan Ibu Nia menyimpan harapan yang teramat besar. Mereka sangat mendambakan bisa memiliki sepeda motor sendiri agar tidak perlu merepotkan orang lain saat Alika kejang atau jadwal kontrol. Mereka juga membutuhkan HP kembali agar lebih mudah mendaftarkan jadwal berobat Alika secara online, serta modal warung sembako di rumah agar Ibu Nia bisa mencari nafkah layak sambil tetap fokus menjaga Alika.


#TemanBaik, mari kita kumpulkan pahala terbaik kita hari ini untuk Dek Alika.



Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id