Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Tangan Kecil Amira Pulih

Bantu Tangan Kecil Amira Pulih

Rp 0Terkumpul dari Rp 80.000.000
91 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Saat ini, Adik Amira menjalani pengobatan di Manado dengan didampingi oleh kedua orang tuanya.


  Musibah tersebut terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026. Saat itu, Adik Amira sedang duduk di kereta bayi sambil menemani ibunya yang sedang mempersiapkan susu di dapur. Tanpa diketahui oleh ibunya, Adik Amira tiba-tiba menggapai air yang sedang dipanaskan dan sudah dalam kondisi mendidih.

  Air panas tersebut kemudian tumpah mengenai dada dan tangan Adik Amira hingga menyebabkan bagian tubuh yang terkena melepuh. Setelah kejadian, keluarga langsung membawa Adik Amira ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.


  Adik Amira menjalani rawat inap selama 12 hari. Namun, setelah menjalani perawatan, tangan kanannya masih belum dapat terbuka sehingga pengobatan dilanjutkan melalui kontrol rawat jalan. Adik Amira kemudian dirujuk ke Manado karena dokter bedah yang dibutuhkan belum tersedia di daerah asalnya.


  Berdasarkan ringkasan medis, Adik Amira didiagnosis mengalami kontraktur pada jari kedua, ketiga, keempat, dan kelima tangan kanan. Kondisi tersebut menyebabkan jari telunjuk hingga jari kelingking pada tangan kanannya menyatu, menekuk, dan tidak dapat terbuka secara normal. Adik Amira juga masih merasakan sakit pada tangannya.


  Untuk menangani kondisi tersebut, Adik Amira telah menjalani tindakan pelepasan kontraktur dengan teknik Z-plasty serta pencangkokan kulit dengan luas sedang. Kedua tindakan tersebut dilakukan dengan anestesi umum. Berdasarkan keterangan keluarga, dokter juga merencanakan pemasangan pen pada jari-jari Adik Amira. Setelah itu, Adik Amira akan menjalani rehabilitasi untuk melatih tangan kanannya agar dapat kembali menggenggam dan berfungsi secara normal.

  Sebelum Adik Amira mengalami musibah, ibunya menjalani keseharian sebagai ibu rumah tangga, sedangkan ayahnya bekerja sebagai pengemudi bentor di Gorontalo dengan penghasilan sekitar Rp50.000 per hari.


  Kondisi ekonomi keluarga Adik Amira termasuk menengah ke bawah. Sejak Adik Amira harus menjalani pengobatan di Manado, kedua orang tuanya ikut mendampingi selama proses pengobatan. Ayah Adik Amira membawa sepeda motornya ke Manado dan berencana beralih menjadi pengemudi ojek online. Saat ini, Ayahnya telah terdaftar sebagai pengemudi ojek online, tetapi belum dapat mulai bekerja karena harus mendampingi Adik Amira yang sedang menjalani perawatan.


  Saat ini, kedua orang tua Adik Amira berfokus mendampingi anaknya menjalani pengobatan. Adik Amira juga belum pernah mendapatkan bantuan dari orang maupun pihak lain.

  Keluarga berharap Adik Amira dapat sembuh dan kondisi tangan kanannya kembali normal seperti anak-anak lainnya. Mereka berharap Adik Amira dapat kembali membuka, menggenggam, dan menggunakan tangan kanannya dengan baik.


  Mari bantu perjuangan Adik Amira menjalani pengobatan dan rehabilitasi agar fungsi tangan kanannya dapat kembali pulih dan ia dapat tumbuh seperti anak-anak seusianya.

  Meskipun BPJS Adik Amira aktif, namun terdapat beberapa obat dan juga tindakan medis yang tidak dicover

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id