Mimpi Athar Ingin Punya Kaki Palsu

Hati Bu Astrid tak kuasa terus berdetak kencang saat Athar terus menangis, sambil menunjuk teman-temannya yang bisa berlari-larian dengan gembira. Di usianya yang baru menginjak 1 tahun, saat bayi-bayi lain sedang sibuk belajar melangkah, Dek Athar hanya bisa berbaring dan mengesot di lantai.
Athar lahir dengan kelainan fisik langka, ia tidak memiliki telapak tangan dan telapak kaki sejak lahir. Jangankan berlari, untuk sekadar berdiri tegak dan memegang piring makan sendiri pun, tubuh kecil Athar tidak sanggup.
Setiap kali melihat teman-teman sebayanya berlarian di depan rumah, mata polos Athar menatap mereka tanpa berkedip. Tangan mungilnya yang terbatas berusaha menggapai ke depan, seolah berkata bahwa ia pun sangat ingin ikut bermain.
Dibalik senyum polos Athar, ada sosok Bu Astrid yang setiap hari menahan air mata dan rasa lelah. Upah hasil berjualan baksonya sangat tak menentu. Bu Astrid harus berjuang menopang hidup dan pengobatan Athar.
Hasil jualan yang sering kali hanya cukup untuk makan sehari-hari harus dihemat sedemikian rupa demi membawa Athar terapi. Namun, ada satu mimpi besar sang ibu yang hingga kini masih tertahan yaitu memberikan sepasang kaki palsu pertama untuk Athar.
"Saya cuma ingin melihat Athar bisa berdiri dengan kakinya sendiri. Saya tidak tega melihat dia harus merangkak terus saat usianya makin bertambah”, tangis Sang Ibu.
Usia 1 tahun adalah masa emas tumbuh kembang Athar. Tanpa alat bantu kaki palsu dan terapi intensif, fisik dan masa depan Athar terancam terbatas selamanya. Padahal,Athar masih memiliki kesempatan untuk bisa berjalan dan tumbuh mandiri seperti anak-anak lainnya.
***
Kak, penderitaan Athar dan perjuangan Bu Astrid terlalu berat jika harus dipikul sendirian. Mari kita ringankan perjuangan Bu Astrid untuk mewujudkan mimpi sederhana Athar.
Berapapun bantuan terbaikmu hari ini adalah tumpuan harapan bagi Athar untuk bisa berdiri tegak di masa depan.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
