Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Ibu Pejuang Nafkah tuk Obati Anak TB dan Disabilitas

Ibu Pejuang Nafkah tuk Obati Anak TB dan Disabilitas

Rp 20.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
35 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Foto profil 3times.id
3times.id
Terverifikasi
Info Campaign

  Bantu Ibu Imas Bertahan, Rawat Anak Disabilitas dan TB Paru di Tengah Kemiskinan


"Bu, Ivan batuk lagi..."

  Kalimat sederhana itu menjadi bagian dari keseharian Ibu Imas Juliah (52 tahun). Seorang ibu sederhana yang setiap hari harus berjuang antara mencari nafkah dan merawat anaknya yang sedang sakit.


  Di sebuah rumah kontrakan berukuran hanya 3x4 meter, Ibu Imas tinggal bersama suami dan anak-anaknya. Rumah sempit yang mereka sewa seharga Rp600.000 per bulan itu menjadi saksi perjuangan seorang ibu yang tak pernah menyerah meski hidup terus mengujinya.




  Setiap pagi, Ibu Imas memulai harinya dengan menyiapkan dagangan sosis goreng. Dengan penghasilan yang tak menentu, rata-rata hanya Rp25.000 hingga Rp30.000 per hari, ia berjalan kaki berkeliling kampung menjajakan dagangannya dari pagi hingga siang hari.


Namun perjuangannya tidak berhenti sampai di situ.


  Sering kali Ibu Imas harus membawa Ivan, anaknya yang mengalami disabilitas keterbelakangan mental dan menderita Tuberkulosis (TB) Paru aktif yang cukup parah. Kondisi Ivan membuatnya tidak bisa ditinggal sendirian terlalu lama. Saat sang ibu berjualan, Ivan terkadang ikut berjalan dari satu kampung ke kampung lainnya meski kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.




  Jika Ivan tidak ikut berjualan, maka sepulang bekerja Ibu Imas harus kembali menjalankan tugas berat lainnya. Ia memandikan Ivan, menyiapkan makan, memberikan obat, mengawasi terapi sederhana, hingga menguapi anaknya agar pernapasannya lebih lega.


  Di saat ibu-ibu lain mungkin dapat beristirahat setelah bekerja, Ibu Imas masih harus berjaga demi kesehatan buah hatinya.




  Sementara itu, suaminya bekerja sebagai buruh bangunan di luar kota. Karena pekerjaan yang tidak tetap, sang suami hanya bisa pulang sekitar tiga bulan sekali, itupun jika masih ada sisa penghasilan yang dapat dibawa pulang untuk keluarga.


  Biaya kontrakan, kebutuhan makan sehari-hari, pengobatan Ivan, transportasi berobat, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya menjadi beban yang harus dipikul keluarga kecil ini.


  Meski hidup serba kekurangan, Ibu Imas tidak pernah meminta-minta. Ia memilih berjalan kaki dari kampung ke kampung, menjual sosis goreng demi mendapatkan rezeki yang halal untuk keluarganya.


  Sayangnya, hasil jualan sering kali tidak cukup. Ada hari ketika dagangannya laris, namun tidak sedikit hari ketika dagangannya sepi pembeli dan ia harus pulang dengan penghasilan yang sangat minim.

Hari ini, Ibu Imas membutuhkan uluran tangan kita.


  Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu kebutuhan hidup keluarga, biaya kontrakan, kebutuhan nutrisi, pendampingan pengobatan Ivan, serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang selama ini mereka hadapi.




  Sahabat baik, perjuangan Ibu Imas adalah gambaran keteguhan seorang ibu yang rela mengorbankan tenaga, waktu, dan kenyamanannya demi anak yang dicintainya.

Mari hadir menjadi harapan bagi keluarga kecil ini.


  Cita-citanya saat ini hanya ingin membawa Ivan berobat dan modal usaha agar ia tidak jualan keliling lagi sehingga fokus berjualan di tempat baik sambil urus anaknya, Ivan.


Salurkan donasi terbaik Anda sekarang juga.

  Berapapun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi Ibu Imas dan Ivan. Jika belum mampu berdonasi, bantu sebarkan kisah ini agar semakin banyak orang yang tergerak untuk membantu.


#KebaikanAndaHarapanMereka

#BantuIbuImas

#PeduliDisabilitas

#PeduliTBParu

#SedekahUntukSesama


Disclaimer:

  Galang dana ini milik penggalang dana dan dipertanggungjawabkan sepenuhnya berdasarkan informasi serta fakta yang ditemukan di lapangan.

  • Apabila terdapat kelebihan dana dari kebutuhan penerima manfaat, maka dana akan disalurkan kepada penerima manfaat sejenis di bawah naungan tritimed.id dan Yayasan Teras Rumah Indonesia.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id