Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Bantu Yatim Piatu Jual Tisu Dibully Bertahan Hidup

Bantu Yatim Piatu Jual Tisu Dibully Bertahan Hidup

Rp 420.000Terkumpul dari Rp 50.000.000
34 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Bahkan umur mereka pun belum menyentuh 10 tahun, namun cobaan hidupnya begitu berat. Banting tulang sampai malam dan dibully, dilempari sampah dari dalam mobil.


  Ayah dari Nabila (9 tahun) dan Nila (6 tahun) meninggal lima tahun lalu karena sakit paru-paru, sementara sang ibu meninggal selepas melahirkan Nila karena mengalami pendarahan. Tanpa kedua orang tua yang melindungi, mereka harus berjuang sendiri untuk bertahan hidup.


  Karena status yatim piatunya itu, Nabila dan Nila kerap mengalami pembullyan di sekolah. Hal ini membuat hati mereka retak, sedih dan sering menangis.


“Mereka bilang aku Anak Yatim, Gak Punya Bapak Ibu. Padahal aku juga kangen ayah ibu kak, pengen seperti mereka semua yang masih punya orang tua”, cerita Nabila sambil mengusap air mata.

  Sepulang sekolah, mereka berjalan belasan kilometer untuk berjualan tisu yang diberi harga Rp 5.000 per pack dengan keuntungan Rp 1.000 per packnya. Jika laku semua, mereka baru mendapatkan untung Rp 20.000. Keuntungan segitu tak cukup untuk menyambung hidup setiap harinya.



“Pernah cuman laku 2 tisu, pernah gak laku sama sekali. Waktu itu juga aku ditipu sama pembeli, dia beli tisu aku dan katanya mau ambil duit di ATM. Tapi udah aku tunggu 3 jam, orangnya gak balik lagi”, lanjut Nabila.


  Saat Hujan Turun mereka beralih profesi sebagai Ojek payung keliling. Tak jarang tubuh dan tangan mereka menjadi keriput karena terkena dinginnya air hujan. Mereka tinggal di kos sempit bersama kakek nenek yang sudah sepuh dan sakit-sakitan.


  #TemanBaik, maukah kamu membantu mereka dapat hidup layak dan terus sekolah tanpa takut diberhentikan? Kirim bantuan terbaikmu dengan cara Klik tombol “DONASI SEKARANG”

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id