Idap ODGJ Bantu Andika Dan Mbah Bertahan Hidup

Di hari tuanya, Mbah Warsih (82 tahun) masih harus merawat Andika (17), cucunya yang ODGJ.
Dengan sisa tenaga dan tubuh renta yang bungkuk, Mbah memandikan, menyuapi makanan, hingga membersihkan kotorannya.
Semua berawal dari 12 tahun yang lalu saat Andika mengalami demam, kejang hingga harus disuntik. Mental dan perilakunya berubah drastis. Sejak hari itu pula, Mbah telaten merawatnya dengan penuh kesabaran.
Sementara itu, Ibu Andika jarang berada di rumah karena harus bekerja di luar, sehingga Andika hanya bergantung pada Mbah.
Meski kehidupan yang dijalaninya sulit, Mbah tetap berusaha menjaga cucunya agar tidak lepas pengawasan. Andika bahkan harus dikurung di rumah agar tidak melarikan diri, karena Mbah sudah tak lagi sanggup mengejar.
Dengan penghasilan yang sangat minim, Mbah Warsih sering kali memilih menahan lapar. Ia rela tidak makan cukup, hanya agar cucunya bisa tetap kenyang.
Makanan bergizi hampir mustahil bisa ia nikmati. Satu-satunya kesempatan Mbah bisa makan lebih enak hanyalah saat ada hajatan di kampung. Itu pun hanya sebutir telur yang harus ia bagi dua bersama Andika.
Untuk bertahan hidup, Mbah memberi pakan ternak milik tetangga demi upah seikhlasnya. Seringkali Mbah berharap belas kasih tetangga yang kadang memberi beras atau makanan seadanya.
“Sejak dulu saya ingin bawa cucu saya berobat, tapi ndak ada uangnya. Jadi saya cuma bisa berdoa, semoga saya dikasih umur panjang supaya bisa terus merawat cucu saya…” ucap Mbah lirih, dengan mata yang berkaca-kaca.
Hari-hari mereka dijalani di rumah sederhana yang jauh dari kata layak. Dindingnya rapuh, atap sering bocor, dan kebutuhan harian sering tak terpenuhi.
Kisah Mbah Warsih adalah potret nyata perjuangan seorang nenek di usia senja. Meski tubuhnya sudah renta, ia tetap menjadi satu-satunya sandaran hidup bagi cucu yang sangat ia sayangi.
Namun, beban ini terlalu berat jika harus dipikul sendirian. Mbah butuh uluran tangan orang baik agar bisa terus bertahan, memenuhi kebutuhan harian, dan membawa Andika berobat.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
