Berjualan dengan Tubuh Gemetar Mak Titing Berjuang Sembuh dari Stroke

Bertahun-tahun sakit stroke dan membiyai pengobatan hingga menjual hampir seisi rumah, hidup mak Titing masih belum sejahtera dan harus berjualan sayur keliling demi bisa makan.
Di usia yang seharusnya bisa lebih tenang menjalani hari, Mak Titing (66 tahun) justru harus berjuang lebih keras dari kebanyakan orang. Sejak terkena stroke, separuh tubuhnya sulit bergerak dan sering bergetar setiap kali berjalan. Namun ia tetap memaksakan diri berkeliling menjual sayur, demi sekadar bisa makan hari ini.
Dirasa rasa sakit biasa saat ia terjatuh, mak tak lantas membawanya ke puskesmas unutk berobat. seiring waktu, separuh tubuhnya mulai terasa kaku dan sulit digerakkan yang baru diketahui kemudian bahwa mak alami stroke ringan yang menghentikan fungsi sebagian tubuhnya.
kini mak harus menanggung tubuh rentanya yang sering terasa sakit seiring waktu sambil menikmati hasil jualannya untuk makan di rumahnya yang bisa dibilang jauh dari kata layak.
Hasil jualannya tidak banyak kadang hanya 20 ribu rupiah bersih dalam sehari. Jumlah yang jauh dari cukup untuk kebutuhan hidup, apalagi untuk biaya pengobatan yang harus terus berjalan.
Dulu mak harus menanggung sendiri biaya berobat ke puskesmas dan rumah sakit karena belum adanya layanan BPJS, Satu per satu peralatan rumahnya terjual untuk kebutuhan berobat, semata demi sembuh kembali.
Di tengah keterbatasan itu, ada satu momen yang menggambarkan betapa besar harapan yang masih ia simpan. Sambil berjualan, dengan tubuh yang gemetar, ia berdoa pelan:
—"Ya Allah, aku juga kepingin sehat kayak orang-orang."
Doa sederhana itu menyimpan begitu banyak makna tentang rasa lelah yang dipendam, dan keinginan untuk bisa hidup normal seperti orang lain.
Sahabat, Mari beri sedikit harapan untuk mak titing sembuh seperti yang lainnya dengan sedikit harta yang kita miliki.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
