Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Muliakan Langkah Renta Mereka untuk Mengetuk Pintu RezekiMu

Muliakan Langkah Renta Mereka untuk Mengetuk Pintu RezekiMu

Rp 69.540.500Terkumpul dari Rp 150.000.000
80 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal kasih sayang dan cinta kasih bagaikan satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakannya.” (HR. Muslim)


  Punggung yang Membungkuk dan Langkah yang Kesepian Di usianya yang telah renta, tubuh Ma Juju tak lagi kuat seperti dulu. Punggungnya telah lama membungkuk dimakan usia, jalannya pun sudah melambat. Namun, takdir memaksanya untuk terus melangkah menantang lelah. Ma Juju kini berdiri sendiri sebagai satu-satunya tulang punggung keluarga. Tanpa kendaraan, tanpa teman di sampingnya, ia harus memikul keranjang sayur mayur seadanya untuk dijajakan dari kampung ke kampung, menyusuri jarak kilometer demi kilometer.


  Cinta Sejati di Balik Sisa-Sisa Dagangan Penghasilan dari memikul sayur tentu jauh dari kata pasti. Kadang ada tetangga yang iba dan membeli, namun tak jarang pula Ma Juju harus pulang dengan tangan hampa dan sisa dagangan yang mulai layu. Di balik peluh yang menetes di wajah rentanya, ada satu alasan suci yang membuatnya menolak menyerah: suaminya.


  Di dalam rumah mereka yang sangat sederhana, sang suami terbaring lemah tak berdaya akibat serangan stroke. Jangankan mencari nafkah, untuk berjalan atau mengurus diri sendiri pun beliau sudah tidak mampu. Suaminya kini bergantung sepenuhnya pada napas dan sisa tenaga Ma Juju.


Rasulullah ﷺ bersabda:

  “Barangsiapa yang meringankan beban orang yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan akhirat.” (HR. Muslim)


  Merawat Tanpa Mengeluh Setelah Berjalan Jauh Bisa dibayangkan betapa beratnya hari-hari Ma Juju. Sepulang berjalan jauh dengan pundak yang pegal dan kaki yang nyeri, ia tidak langsung beristirahat. Ma Juju akan langsung bersimpuh di samping ranjang suaminya. Dengan penuh kasih sayang, ia menyuapi, memandikan, dan membersihkan tubuh belahan jiwanya itu agar tetap hidup dengan layak dan terawat. Rasa lelahnya ia telan sendiri dalam diam, tanpa ada satu pun keluhan yang keluar dari bibirnya.


  Mengapa Kebaikan Anda Sangat Berarti Hari Ini? Ma Juju sedang memperjuangkan dua nyawa sekaligus. Jika ia tumbang karena kelelahan, maka tidak ada lagi yang bisa merawat suaminya yang lumpuh.


#TemanBaik, mari bersama kita kumpulkan pahala terbaik kita.




Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id