Facebook Pixel
Campaign Image 1

Juang Lansia awat Anak Istimewa

Rp 0Terkumpul dari Rp 77.000.000
92 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Usianya sudah menyentuh 74 tahun. Tapi satu hari pun tak pernah istirahat. Setiap pagi Mbah Musripah semangat menyusuri hutan, mencari kayu-kayu. Tangannya sesekali bergetar, tubuh ringkihnya dipaksakan bekerja keras.

  Kayu yang dikumpulkan akan dijual. Uangnya bukan untuk dirinya sendiri, melainkan menghidupi seorang anak 'istimewa'. Mbah Musripah menduga putranya mengidap gangguan mental karena tak pernah nyambung jika diajak bicara dan lebih sering diam. Seluruh hidupnya bergantung pada Mbah.

  Ikhlas, Mbah tak pernah mengeluh dengan ujian yang sepertinya akan dia hadapi sampai usianya habis kelak. Namun tetap saja, terkadang Mbah sedih ketika sulit sekali menemukan pembeli kayu bakar.

  Padahal harga kayu yang dijajakan Mbah sangat murah. Per ikat cuma dibanderol Rp 5.000. Dalam satu hari kalua beruntung Mbah Musripah paling hanya bisa membawa pulang Rp 10.000. Jika sepi peminat? Tak ada satu rupiah pun didapat.

  Saking sayangnya Mbah kepada sang anak, ketika sisa uang menipis dia rela cuma membelikan makan buat anak. Mbah selalu mendahulukan piring putranya, enggan memikirkan rasa lapar perutnya sendiri.

  Ya Tuhan... doa Mbah tak pernah muluk-muluk, cukup bisa bertahan di masa senja bersama anaknya, itu saja.

"Semoga ada rezeki terus dari Allah," ucapnya pelan

**

  Sahabat Baik, kasih ibu sepanjang masa benar adanya. Sampai kapanpun, Mbah tulus berjuang untuk hidup sang anak.

HomeBagikan
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id