Bantu Pak Wayan Rawat Anak Dengan Kelainan

Ketut Agus Saputra adalah anak tunggal dari I Wayan Gede Darmayasa , dia lahir dengan tidak mempunyai tempurung kepala, kepalanya lembek otaknya seperti hanya di bungkus oleh kulitnya saja , karena perjuangan orang tuanya yang ingin mempunyai anak untuk melanjutkan generasi mereka berusaha mengobati Agus untuk bisa tumbuh dan sehat , beberapa bulan atas perjuangan kedua orang tuanya yang pekerjaan hanya sebagai tukang rabas dan membersihkan kebun salak milik orang dengan penghasilan hanya 100 ribu sehari pekerjaan itu hanya bersifat musiman , selain bekerja itu orang tua Agus juga berusaha bekerja sebagai tukang amplas panggul atau alat pemukul gong yang hanya mendapatkan lima ribu perbiji dan itu yang mereka gunakan untuk membelikan susu protein tinggi dan Pampers untuk anaknya.
Dari perjuangan orang tuanya itu sedikit ada perubahan di kepala Ketut Agus Saputra tempurung kepalanya sudah berbentuk dan sedikit keras tetapi pertumbuhannya tidak normal seperti tidak mempunyai otak kecil
Orang tuanya tidak surut hatinya untuk mengobati anaknya kesana kesini mencari pengobatan alternative untuk mengobati Agus setelah beberapa tahun mengikuti theraphy karena tidak mampu membiayainya maka kedua orang tuanya hanya merawat di rumahnya saja , setiap hari bapak Wayan menggendong anaknya keluar untuk memandikan anaknya di bawah kebun salak yang dekat dengan sumber air , karena sering mengangkatnya dan berjalan dia sempat terjatuh dan membuat kaki dan pangkal pahanya keseleo dan membuatnya jalannya pincang sampai saat ini
Bapak Wayan gede darmayasa sudah tidak bisa mengangkat anaknya lagi karena terlalu berat , dia tidak punya kursi roda karena rumahnya tidak cocok menggunakan kursi roda , mereka berharap bisa memiliki bed yang ada rodanya untuk bisa memindahkannya saat di mandikan
Setiap memberi makan bapak Wayan harus mengunyah sendiri sebelum di berikan kepada anaknya karena dia tidak bisa mengunyah tidak punya gigi dan mulutnya tidak bisa terbuka lebar , seluruh tubuhnya kaku seperti kayu. Kadang dibuatkan bubur tetapi Agus enggan memakan bubur tersebut
Yang sangat menyedihkan saat Ketut Agus Saputra sakit dia harus di gotong di ajak kerumah salah satu mantri kesehatan untuk bisa berobat kadang kadang pak mantri kesehatan bersedia datang kerumahnya untuk memberikan obat
Setiap pagi Agus harus di ajak bermain oleh bapaknya dengan mendengarkan alat musik gender (semacam gambelan di Bali) yang ada di depan rumahnya milik salah satu group kesenian gender wayang itu , dia akan terdiam jika mendengarkan suara musik itu dan bahkan bisa tertidur di tempat itu
Menurut bapak Wayan jika dia pergi bekerja terlambat datang anaknya bisanya penuh dengan kotoran karena istrinya juga tidak kuat mengangkatnya
Bapak Wayan tidak mampu untuk membelikan anaknya setiap hari Pampers dan susu protein tinggi jika tidak ada susu , anaknya tidak mau makan karena Agus tahu jika di beri air dia tidak mau menelan nasi kunyahan bapaknya.
Sangat miris kehidupan bapak Wayan terlebih lagi sang anak yang memiliki keterbatasan. Mari bantu keluarga bapak Wayan agar bisa merawat putranya.

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
