Temani Langkah Mulia Penghafal Al-Qur’an Tunanetra

Di Usia Senja, Mereka Masih Berjuang Belajar Membaca Al-Qur’an Meski Tak Dapat Melihat, Di Komunitas Nurul Qolbi yang tersebar di Bandung, Cimahi, Majalengka, dan Tasikmalaya, mereka memilih jalan yang mulia, yaitu menjadi seorang Hafidz Qur'an.
Sayangnya, sebagian dari mereka belum memiliki Al-Qur’an Braille dan belum mampu membacanya dengan lancar. Keterbatasan Qur’an Braille di Majelis Nurul Qolbi membuat mereka harus bergantian saat belajar, sementara guru dan pembina pun masih terbatas
Mereka lebih banyak belajar dengan mendengarkan dan menghafal. Bagi para lansia, cara ini tidak mudah. Tak jarang bacaan kembali terlupa dan terbata-bata karena tidak ada Al-Qur’an Braille yang dapat digunakan untuk mengulang bacaannya di rumah.
Keterbatasan ekonomi pun membuat mereka kesulitan mendapatkan Al-Qur’an Braille. Terlebih harga satu set Al-Qur’an dapat mencapai sekitar Rp 2.500.000 – Rp 3.000.000 membuat mereka belum mampu memilikinya
Dengan profesi mereka sebagai tukang pijat dan kondisi ekonomi yang terbatas, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hati saja sudah menjadi perjuangan, apalagi membeli Al-Qur’an Braille dan membayar guru mengaji.
Seperti sabda Rasulullah saw : “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
#Orang baik, Saat ini santri lansia tunanetra di Majelis Nurul Qolbi membutuhkan uluran tangan kita. Mari kita menjadi bagian dari perjalan mulia mereka dalam mempelajari Al-Qur’an.
Jadikan sedekah dari anda sebagai jalan bagi mereka yang ingin terus belajar, membaca, dan menghafalkan ayat-ayat Allah SWT. Setiap hurup yang mereka baca, setiap hurup yang mereka hafalkan, insyaallah menjadi pahala yang terus mengalir bagi mereka yang turut menghadirkannya.
Yuk Donasi Sekarang!

Platform Donasi Online Terpercaya
Hubungi kami
© 2026 Raihmimpi.id
