Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Senyum Tulus Kakek Sebatangkara Menahan Pahitnya Perjuangan

Senyum Tulus Kakek Sebatangkara Menahan Pahitnya Perjuangan

Rp 1.715.000Terkumpul dari Rp 20.000.000
20 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  Abah Dori, 84 tahun. Lahir di tahun 1942 bahkan sebelum Indonesia merdeka. Namun hari ini, di usia senjanya… Abah masih belum merdeka secara ekonomi dan kehidupan.






  Sejak muda, Abah sudah merasakan kerasnya hidup. Berbagai pekerjaan pernah ia jalani mulai dari pelayan toko baju hingga toko kain. Namun kini, di usia yang tak lagi muda, tak ada lagi yang mau menerima Abah sebagai pekerja. Untuk bertahan hidup, Abah menjual jas hujan dan tisu di pinggir jalan. Penghasilannya tak menentu, rata-rata hanya sekitar Rp30.000 sehari.

  Jumlah yang bahkan tak cukup untuk bisa menyewa tempat tinggal. Setiap malam, Abah tidur di emperan toko & pasar. Beralaskan kardus bekas dan berselimut plastik untuk menahan dingin.


Sayang uangnya kalau dipakai nyewa kontrakan, Nak… buat makan saja Abah masih kurang.”






  Dengan tubuh yang semakin renta, Abah sudah bertahun-tahun menjalani hidup seperti ini. Bukan karena tak ingin pulang Tapi karena memang tak ada tempat untuk pulang. Di usia 84 tahun, Abah hidup seorang diri Tanpa istri & anak. Abah nggak punya siapa-siapa… hanya ada saudara di kampung.”


  TemanBaik, di usia yang seharusnya dipenuhi rasa aman, tenang, dan nyaman, Abah Dori justru harus tidur di jalan dan berjuang sendirian. Hari ini, kita bisa jadi harapan untuk Abah. Bantuan darimu bisa bermanfaat untuk Abah seperti:

  1. Mendapat tempat tinggal yang layak
  2. Memenuhi kebutuhan makan sehari-hari
  3. Dan menjalani masa tua dengan lebih tenang


  Sedikit dari kita, berarti segalanya bagi Abah. Yuk, bantu Abah Dori hari ini! ❤️


Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id