Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Ibu Mulung dan Jual Balon Anak Tidur di Emperan

Ibu Mulung dan Jual Balon Anak Tidur di Emperan

Rp 0Terkumpul dari Rp 100.000.000
140 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

  "Tadi malam saat keluar mencari makanan, dari kejauhan kami melihat seorang ibu penjual balon dengan dua anaknya yang telah tertidur pulas. Awalnya ragu apa benar beliau bawa anak jualan hingga larut malam, tapi saat kami dekati ternyata benar. Ya Allah sedih bercampur haru melihat tidur pulas dua anak beliau. Sesekali terlihat ibu tersebut mencium dua buah hatinya dengan penuh kasih." Ucap salah seorang nitizen yang sempat membantu Ibu Emi.


  "Bagi ibu yang penting tetap diberi kesehatan agar bisa terus berjuang untuk anak dan keluarga. Cuma mereka harapan ibu. Jualan sampai malam pun tak masalah." Ungkap Ibu Emi menggetarkan hati kami.

  Wajah kantuk beliau tidak bisa bohong betapa sebenarnya beliau sudah sangat lelah dan ingin sekali beristirahat. Bahkan mirisnya ternyata Ibu Emi terakhir makan siang tadi. Sebab uang yang tersisa hanya cukup membeli sebungkus nasi yang diberi untuk dua anaknya. Ternyata baru dua balon yang terjual malam ini.

  Ibu Emi menceritakan pagi hingga sore beliau mulung dan malam harinya dilanjutkan jualan balon. Semua itu ia lakukan demi ikut membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga, terutama dua anak beliau. Apalagi saat ini suami beliau sering sakit-sakitan. Sehingga Ibu Emi harus pasang badan memastikan dapur tetap mengepul setiap hari.

  "Paling sedih waktu itu pernah tiba-tiba hujan lebat, kami berteduh di emperan toko terdekat. Sempat dimarahi sama pemilik toko karena dianggap mengganggu jalan masuk toko mereka. Padahal kami tidak bermaksud menghalangi, hanya dipinggiran pintu. Tambah sedih ketika itu kami hanya bisa menunggu hujan berhenti hingga larut malam tanpa bisa menjual satu pun balon."

  Harapan Ibu Emi sederhana, ia ingin memastikan dua buah hatinya tumbuh dengan baik. Kelak bisa sekolah hingga perguruan tinggi negeri. "Ibu tak pernah putus asa berjuang, walau kadang jatuh sakit juga, mas." Tutur beliau degan mata berkaca.

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id