Facebook Pixel
Langsung ke konten
Foto campaign Pilu Cari Makan Dari Sampah Demi Bertahan Hidup

Pilu Cari Makan Dari Sampah Demi Bertahan Hidup

Rp 310.000Terkumpul dari Rp 45.000.000
168 Hari
0Donasi
0Kabar Terbaru
0Doa
Info Campaign

"Dulu saya pernah tinggal di kolong jembatan bersama anak saya, dan sekarang suami saya pergi entah kemana. Alhamdulillah sekarang saya numpang tinggal sama bibi saya" Ujar Ibu Intan


  Cobaan yang dilalui Ibu Intan seakan bertubi-tubi menimpanya. Sang anak, Arfan yang kini berusia 2,6 tahun mengalami komplikasi, bocor jantung, celebralpalsi, hidrosefalus dan malnutrisi akut. Sedangkan Sauminya tidak pernah mengakui Arfan sebagai Anaknya begitupun dengan keluarga dari suaminya sampai memfitnah Bu intan sebagai Wanita penghibur, akibatnya Sang suami yang harusnya menjadi tulang punggung keluarga tega meninggalkan Bu Intan beserta anaknya, padahal saat itu Arfan sedang dirawat dan koma di rumah sakit.

  Sedihnya lagi disaat kondisi sulit seperti itu, Bu Intan diharuskan segera memiliki uang untuk biaya pengobatan anaknya yang sedang koma, sebab tidak semua biaya perawatan dan obat-obatan Arfan di Cover sama BPJS, hingga akhir nya dengan terpaksa Ia pinjam ke Rentenir dan beberapa tetangganya hingga terlilit hutang puluhan juta sampai saat ini demi biaya pengobatan Anaknya tersebut.


  Saat ini Arfan sering kejang-kejang, seharusnya ia menjalani pengobatan rutin di rumah sakit dan mengkonsumsi obat kejang.

"Banyak obat yang gak saya tebus, buat makan aja saya senen kamis, makanya kondisi arfan sekarang makin menurun” Ujar Bu Intan.


  Namun apa daya, penghasilan dari memulung hanya 200 ribu s/d 500 ribu perbulan jika dijumlahkan.

  Tentu dengan penghasilan segitu tidak mencukupi biaya pengobatan, untuk makan sehari-hari saja sangat kekurangan.

  belum lagi iapun harus memikirkan banyak biaya selain untuk biaya melunasi hutang bekas pengobatan Arfan seperti biaya kontrakan yang sudah 4 bulan menunggak dengan biaya ngontrak 700 ribu perbulan, susu khusus peningkat gizi arfan seharga 250 ribu/kaleng, Spuit (suntikan) sebagai alat pemberi makan atau minum melalui selang NGT harus diganti 2 hari sekali seharga Rp. 5.000, begitupun dengan selang NGT nya harus diganti seminggu sekali yang harganya bisa sampai 70 ribu/pcs , bayar BPJS Arfan Rp. 50.000 perbulan ke Bapaknya padahal Arfan anaknya, obat jantung 1,5 juta untuk sebulan, harga di Botox 3 juta agar Arfan bisa makan dan minum lewat mulutnya.


Dan bahkan saat ini ada resep obat yang belum ditebus

Home
Raihmimpi

Platform Donasi Online Terpercaya

Hubungi kami

© 2026 Raihmimpi.id